Rakyat Kecil Dikorbankan? Marunda Center Diduga Kuasai Tanah Warga Tanpa Jelas

Bekasi, LiputanHk DaminSada – Polemik lahan di kawasan Marunda Center kembali mencuat. Sejumlah warga mengaku dirugikan akibat lahan mereka sudah diplotting dan dikuasai, namun hingga kini belum ada pembayaran maupun kejelasan administrasi.

Salah satu perwakilan keluarga dari ahli waris Ni’in Bin Sinan bersama Organisasi Masyarakat (Jajaka) yang di ketuai oleh Otoy Sanjaya selaku Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jajaka Kabupaten Bekasi, menyampaikan kekecewaannya. Menurutnya, pihak keluarga merasa tidak pernah menjual tanah yang kini masuk dalam area Marunda Center.

“Kami merasa dirugikan. Tanah kami sudah diplotting, bahkan sudah dikuasai, padahal kami tidak pernah menjualnya. Kami hanya meminta keadilan dan kehadiran pihak terkait untuk menyelesaikan persoalan ini,” ungkap Otoy.

Dirinya menuturkan, mereka sudah melayangkan surat keberatan hingga lima kali, bahkan memenuhi permintaan Marunda Center untuk mengirimkan surat somasi dan fotokopi berkas. Namun hingga kini belum ada tindak lanjut maupun kejelasan status tanah tersebut.

“Kami rakyat kecil, sudah lima kali melayangkan surat, hanya diminta fotokopi terus. Tapi hasilnya nihil, tidak ada penyelesaian. Kami mohon Kang Deddy turun langsung ke lapangan untuk menindaklanjuti persoalan ini,” tambahnya.

Mereka mendesak pihak Marunda Center dan pihak berwenang segera memberikan kepastian hukum atas tanah yang disengketakan. Mereka menegaskan tidak ingin hak rakyat kecil disepelekan hanya karena berhadapan dengan perusahaan besar. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *