Gagalkan Penyelundupan di Tol Semarang-Batang, Bea Cukai Selamatkan Ratusan Juta Rupiah Pendapatan Negara

Bea Cukai Amankan Pendapatan Negara dengan Gagalkan Penyelundupan Rokok dan Miras di Tol Semarang

SEMARANG – Kantor Wilayah Bea Cukai Jateng DIY terus memperketat pengawasan untuk memastikan setiap rupiah pendapatan negara terlindungi dari praktik ilegal. Belum lama ini, petugas berhasil menghentikan penyelundupan besar di ruas Jalan Tol Semarang-Batang KM 413. Dalam operasi tersebut, petugas mengadang tiga unit bus antar kota antar provinsi (AKAP) yang membawa ratusan ribu batang rokok dan puluhan liter minuman keras tanpa pita cukai.

Petugas Menyelamatkan Ratusan Juta Rupiah Kas Negara

Aksi sigap para petugas di lapangan ini membuahkan hasil nyata bagi keuangan negara. Dari hasil penggeledahan, petugas menyita 48 karton barang kena cukai ilegal yang terdiri dari 614.000 batang rokok jenis Sigaret Kretek Mesin dan 72 liter minuman keras. Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Hubungan Masyarakat, R. Megah Andiarto, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini secara otomatis menyelamatkan potensi pendapatan negara sebesar Rp258.984.800 dari nilai total barang yang mencapai Rp453.148.000.

Bea Cukai Menindak Tegas Pelanggaran Cukai

Pihak Bea Cukai memandang peredaran barang tanpa pita cukai sebagai ancaman serius terhadap stabilitas ekonomi dan keadilan usaha. Oleh karena itu, petugas langsung melakukan tindakan penegahan dan membawa seluruh barang bukti ke kantor wilayah untuk proses hukum lebih lanjut. Tindakan ini juga menjadi peringatan keras bagi para pelaku tindak pidana cukai bahwa negara tidak akan membiarkan adanya kebocoran penerimaan yang seharusnya digunakan untuk pembangunan masyarakat.

Negara Terapkan Sanksi Denda Berlipat Bagi Pelanggar

Sesuai dengan Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan, para pelaku kini menghadapi ancaman hukuman yang sangat berat. Selain ancaman penjara hingga lima tahun, pemerintah juga menerapkan sanksi denda yang mencekik, yakni mencapai sepuluh kali lipat dari nilai cukai yang seharusnya dibayar. Langkah tegas ini bertujuan untuk memberikan efek jera sekaligus menegaskan bahwa Bea Cukai akan terus memburu setiap praktik ilegal yang merugikan pendapatan negara dan membahayakan persaingan pasar yang sehat. [bisot]