Malam Minggu Gelap Gulita, Pelaku Usaha dan Pengunjung Cafe di Panjibuwono City Kecewa Akibat Listrik Padam

BEKASI, LiputanHk DaminSada — Malam Minggu yang seharusnya menjadi momen ramai bagi pelaku usaha kuliner di kawasan The Plaza Panjibuwono City, Babelan, berubah menjadi suasana muram akibat listrik padam.

Dari pantauan di lokasi, Sabtu (18/10/25), sejumlah pengunjung tampak duduk dalam gelap, hanya diterangi cahaya dari ponsel mereka. Musik yang biasanya mengiringi suasana santai di area kuliner pun terhenti total.

Salah satu pelaku usaha di kawasan tersebut mengaku kecewa berat dengan kondisi itu.

“Malam Minggu ini seharusnya jadi waktu ramai, tapi malah mati lampu. Pengunjung banyak yang batal pesan karena suasananya gelap. Kami benar-benar rugi besar,” keluhnya dengan nada kecewa.

“Kalau sudah begini, siapa yang akan mengganti rugi omset kami? Kami pelaku usaha kecil sangat bergantung pada malam seperti ini,” tambahnya dengan nada kesal.

Hal senada juga disampaikan oleh seorang pengunjung yang datang bersama keluarganya.

“Tadinya mau santai sambil menikmati musik dan kopi, tapi lampu padam tiba-tiba. Akhirnya kami cuma duduk gelap-gelapan. Sayang banget, padahal suasananya biasanya enak,” ujarnya.

Tak hanya pelaku usaha dan pengunjung yang merasa dirugikan, warga sekitar Perumahan Panjibuwono City pun turut memprotes kondisi pemadaman yang dinilai terlalu sering terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

“Bukan cuma sekali dua kali, hampir setiap minggu bisa tiga sampai lima kali mati lampu. Kadang durasinya lebih dari satu jam. Ini sangat mengganggu aktivitas warga, apalagi yang punya anak kecil atau usaha rumahan,” ujar salah satu warga setempat yang enggan disebutkan namanya.

Warga menilai, PLN seharusnya memberikan penjelasan terbuka dan jadwal pemeliharaan yang jelas, agar masyarakat tidak terus-menerus dirugikan tanpa kejelasan.

Hingga berita ini diturunkan, sebagian kawasan Panjibuwono City masih tampak gelap, sementara sejumlah pengunjung memilih meninggalkan lokasi lebih awal. Para pelaku usaha dan warga berharap PLN segera memperbaiki pelayanan serta memastikan suplai listrik tetap stabil, terutama di waktu-waktu krusial seperti malam akhir pekan.

Tim redaksi LiputanHk.com akan berupaya melakukan konfirmasi dan meminta klarifikasi resmi dari pihak PLN ULP Babelan terkait penyebab serta frekuensi padamnya listrik yang kerap terjadi di wilayah tersebut.

(Danu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *