Asep Dilantik, Babeh Damin Sada: Bupati Perlu Orang Gede!
- calendar_month 1 menit yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BEKASI — dr. Asep Surya Atmaja resmi dilantik menjadi Bupati Bekasi definitif untuk sisa masa jabatan 2025–2030 oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Gedung Pakuan, Bandung, Jumat (23/10/2026). Momentum ini menjadi perhatian berbagai kalangan, termasuk tokoh Jawara Betawi sekaligus Ketua Umum Jawara Jaga Kampung (JAJAKA), Babeh Damin Sada.
Babeh Damin Sada menyampaikan pesan tentang pentingnya sosok pendamping yang kuat bagi kepala daerah. Menurutnya, seorang bupati perlu didampingi orang gede agar mampu berdiri tegak, bersikap tegas, dan menghadapi berbagai tantangan selama menjalankan roda pemerintahan.
“Bupati perlu didampingi orang gede agar berdiri tegak, tegas, dan maju menghadapi terpaan angin, baik dari dalam maupun dari luar panggung,” ujar Babeh Damin Sada.
Bagi Babeh Damin Sada, perjalanan kepemimpinan seorang kepala daerah tidak selalu berjalan mulus. Berbagai dinamika dan tantangan dapat muncul dari banyak arah. Karena itu, dukungan orang-orang yang memiliki pengaruh, pengalaman, serta keberanian menyampaikan pandangan dinilai penting untuk menjaga arah kepemimpinan tetap berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Namun, dukungan tersebut diharapkan bukan sekadar menjadi penguat kekuasaan, melainkan mampu memberikan masukan yang konstruktif agar setiap kebijakan benar-benar membawa manfaat bagi warga Kabupaten Bekasi.
Babeh Damin Sada juga berharap, angin yang menerpa kepemimpinan Asep Surya Atmaja ke depan merupakan angin yang membawa kesejukan, bukan justru menambah persoalan bagi masyarakat.
“Mudah-mudahan angin ke depan adalah angin-angin yang membawa kesejukan buat masyarakat Kabupaten Bekasi, agar bisa bangkit, maju, dan sejahtera bersama. Amin,” tuturnya.
Pesan tersebut menjadi harapan agar kepemimpinan baru di Kabupaten Bekasi mampu menjaga ketegasan dalam mengambil keputusan, membangun komunikasi dengan berbagai pihak, serta mengutamakan kesejahteraan masyarakat di atas kepentingan kelompok.
Kini, masyarakat menantikan langkah nyata Bupati Bekasi dalam menjawab berbagai persoalan daerah. Sebab, kepemimpinan yang kuat bukan hanya soal siapa yang berdiri di belakang seorang pemimpin, tetapi juga bagaimana keputusan dan kebijakannya benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Penulis: Danu Ubaidillah
LiputanHK.com
- Penulis: Redaksi
