Breaking News
light_mode
Populer

Belum Pegang Stempel Desa, Johari Sudah Obrak-Abrik PJU Kedung Jaya!

  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bagikan:

BEKASI, LIPUTANHK.COM — Belum juga duduk manis di kursi kepala desa, Johari alias Lurah Gemoy, Kepala Desa Kedung Jaya terpilih, sudah bikin gebrakan. Bukan gebrakan janji manis di atas panggung, melainkan urusan penerangan jalan umum (PJU) yang rusak dan perlu dibenahi.

Lewat pemeliharaan PJU, lampu-lampu jalan yang sebelumnya bermasalah mulai menjadi perhatian. Targetnya jelas: jalan desa terang, warga nyaman, dan aktivitas malam hari tidak lagi ditemani suasana gelap gulita.

Kalau jalan sudah terang, maling pun kehilangan panggung! Begitu kira-kira semangat yang muncul dari pembenahan penerangan jalan di Desa Kedung Jaya.

PJU bukan sekadar lampu yang nangkring di tiang. Bagi masyarakat, penerangan jalan punya peran penting untuk menunjang aktivitas malam hari, membantu pengguna jalan melihat kondisi sekitar, sekaligus mendukung upaya pencegahan tindak kejahatan.

Bayangkan kalau jalan kampung gelap gulita. Pengendara harus ekstra hati-hati, warga pulang malam waswas, dan sudut-sudut jalan bisa menjadi lokasi yang rawan. Karena itu, pemeliharaan PJU menjadi salah satu kebutuhan dasar yang tak boleh dipandang sebelah mata.

Belum Pelantikan, Urusan Lampu Sudah Jadi Perhatian

Johari yang akrab disapa Lurah Gemoy menjadi sorotan karena perhatian terhadap PJU tersebut muncul sebelum dirinya resmi dilantik sebagai kepala desa terpilih.

Langkah ini tentu menjadi perhatian warga. Namun, gebrakan seperti ini juga perlu dibarengi dengan pemeliharaan berkelanjutan agar lampu yang sudah diperbaiki tidak kembali padam setelah beberapa waktu.

Warga tentunya berharap penerangan jalan bukan cuma terang saat awal diperbaiki, tetapi terus menyala dan terawat.

Jangan Cuma Terang Sesaat!

Pemeliharaan PJU perlu dilakukan secara berkala, termasuk mengecek lampu yang mati, instalasi yang bermasalah, serta titik-titik jalan yang masih membutuhkan penerangan.

Sebab, desa yang nyaman bukan cuma soal jalan mulus atau bangunan megah. Jalan yang terang pada malam hari juga menjadi bagian penting dari kenyamanan masyarakat.

Kini, masyarakat menantikan keberlanjutan pembenahan tersebut. Harapannya, Desa Kedung Jaya semakin terang, aktivitas warga makin nyaman, dan potensi gangguan keamanan pada malam hari bisa diminimalkan.

Lurah Gemoy boleh belum dilantik, tetapi urusan lampu jalan sudah ikut disorot. Jangan sampai nanti lampunya kalah terang sama janji-janji!

LIPUTANHK.COM — Mengabarkan Fakta, Menyuarakan Kepentingan Publik.


Bagikan:
  • Penulis: Danu

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bea Cukai Batam Gagalkan Penyelundupan 11,3 Kg Bubuk Emas Senilai Rp29,2 Miliar ke Singapura

    Bea Cukai Batam Gagalkan Penyelundupan 11,3 Kg Bubuk Emas Senilai Rp29,2 Miliar ke Singapura

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:BATAM – Petugas Bea Cukai Batam berhasil menggagalkan upaya penyelundupan belasan kilogram emas murni berbentuk bubuk padat bernilai puluhan miliar rupiah. Emas tersebut hendak diselundupkan secara ilegal keluar dari Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam menuju Singapura melalui jalur laut. Dalam penindakan yang dilakukan di dua pelabuhan internasional berbeda, petugas berhasil menyita sebanyak 43 […]


    Bagikan:
  • HK Damin Sada Ajak Masyarakat Sampaikan Aspirasi ke Jakarta secara Damai dan Tertib

    HK Damin Sada Ajak Masyarakat Sampaikan Aspirasi ke Jakarta secara Damai dan Tertib

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:BEKASI — Ketua Umum Jawara Jaga Kampung (JAJAKA), HK Damin Sada, mengajak masyarakat dari berbagai daerah yang ingin menyampaikan aspirasi ke Jakarta agar tetap menjaga keamanan, ketertiban, dan kedamaian. Menurut HK Damin Sada, menyampaikan pendapat merupakan hak setiap warga negara. Karena itu, masyarakat berhak menyampaikan aspirasi selama dilakukan secara bertanggung jawab dan tetap menghormati ketertiban […]


    Bagikan:
  • Mahasiswa KKN-T IDBU 36 UNDIP Edukasi Energi Terbarukan dan Hadirkan Smart Light Trap untuk Pengendalian Hama Jagung

    Mahasiswa KKN-T IDBU 36 UNDIP Edukasi Energi Terbarukan dan Hadirkan Smart Light Trap untuk Pengendalian Hama Jagung

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:BATANG, LiputanHK.com — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IDBU 36 Universitas Diponegoro (UNDIP) mengedukasi petani Desa Kluwih, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, mengenai pemanfaatan energi terbarukan untuk sektor pertanian. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memperkenalkan dan menyerahkan Smart Light Trap berbasis energi surya sebagai teknologi tepat guna yang dapat dimanfaatkan untuk membantu pemantauan dan pengendalian hama […]


    Bagikan:
  • Somasi Kedua Tak Dijawab, GEMPA Kedung Jaya Siapkan Somasi Ketiga

    Somasi Kedua Tak Dijawab, GEMPA Kedung Jaya Siapkan Somasi Ketiga

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:BEKASI — Gerakan Masyarakat Peduli Desa (GEMPA) Desa Kedung Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, kembali mempertanyakan belum adanya jawaban atas somasi kedua terkait pengelolaan BUMDes Pelita Makmur, (11/9/2026). Somasi kedua tersebut telah dilayangkan kepada pihak terkait. Namun, hingga batas waktu yang diberikan, GEMPA menyebut belum menerima tanggapan resmi. Ketua BPD Desa Kedung Jaya, M. Toha, […]


    Bagikan:
  • Johari Dorong Jemput Bola Kesehatan untuk Warga Kedungjaya

    Johari Dorong Jemput Bola Kesehatan untuk Warga Kedungjaya

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:BEKASI, BABELAN — Akses kesehatan menjadi salah satu perhatian Johari, calon Kepala Desa Kedungjaya periode 2026–2034. Melalui gagasan jemput bola kesehatan, Johari menawarkan pelayanan cek kesehatan dari rumah, ambulans gratis 24 jam, serta dukungan obat-obatan dasar dan rujukan rumah sakit bagi warga Kedungjaya. Program tersebut membawa filosofi bahwa pelayanan kesehatan harus lebih dekat, mudah diakses, […]


    Bagikan:
  • PWI Bekasi Raya Bahas Sinergi Pengawasan Orang Asing di Bekasi

    PWI Bekasi Raya Bahas Sinergi Pengawasan Orang Asing di Bekasi

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:KOTA BEKASI – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya menggelar Dialog Interaktif yang membahas pelayanan dan pengawasan orang asing di wilayah Bekasi, Selasa (11/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula PWI Bekasi Raya tersebut mengusung tema “Harmonisasi Pelayanan dan Pengawasan Orang Asing: Peran Imigrasi, Pengawas Tenaga Kerja, dan Disdukcapil.” Forum ini mempertemukan unsur pemerintah, aparat, dunia […]


    Bagikan:
expand_less