“JORRO Menang di Kedungjaya, Warga: ‘Ah, Biasa Aja… Nggak Kaget, Dari Awal Sudah Kelihatan’”
- calendar_month 1 menit yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BEKASI, BABELAN — Kemenangan Johari–Rohiman (JORRO) nomor urut 2 dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kedungjaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Minggu (20/9/2026), disebut sejumlah warga bukan sesuatu yang terlalu mengejutkan.
Sejak beberapa hari sebelum pencoblosan, pasangan JORRO memang menjadi salah satu pasangan yang banyak diperbincangkan masyarakat. Antusiasme warga terlihat dalam sejumlah kegiatan kampanye, termasuk kampanye akbar yang digelar pada 15 September 2026. Pemberitaan sebelumnya juga mencatat tingginya jumlah massa yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Hasil penghitungan yang tercantum dalam Plano Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pilkades Kedungjaya menunjukkan calon nomor urut 2 memperoleh 5.466 suara sah dari total 10.346 suara sah. Sementara calon nomor urut 1 memperoleh 4.803 suara, calon nomor urut 3 sebanyak 65 suara, dan calon nomor urut 4 sebanyak 12 suara. Dokumen tersebut juga mencatat 81 suara tidak sah, sehingga jumlah suara sah dan tidak sah mencapai 10.427.
Angka tersebut memperlihatkan selisih 663 suara antara Johari–Rohiman dan calon nomor urut 1.
“Dari Sebelum Nyoblos Sudah Terlihat”
Sejumlah warga yang ditemui setelah proses penghitungan menilai hasil tersebut sejalan dengan suasana yang mereka lihat selama masa kampanye.
“Kalau dibilang kaget, sebenarnya tidak terlalu. Dari sebelum pencoblosan memang sudah kelihatan antusiasmenya cukup besar,” ujar seorang warga Kedungjaya.
Warga lainnya mengatakan, ramainya pembicaraan mengenai Johari sebelum hari pencoblosan menjadi salah satu hal yang membuat hasil tersebut tidak terlalu mengejutkan.
“Bukan berarti hasilnya sudah diketahui sebelum pencoblosan. Tetap saja semua ditentukan dari suara di TPS. Tapi kalau melihat suasana beberapa hari sebelumnya, banyak yang sudah memperkirakan persaingannya akan kuat,” katanya.
Sebelumnya, pemberitaan mengenai Johari juga menyoroti perhatian masyarakat terhadap sosok calon nomor urut 2 tersebut.
Dengan hasil penghitungan pada dokumen plano tersebut, Johari–Rohiman menjadi pasangan dengan perolehan suara terbanyak dalam Pilkades Kedungjaya 2026.
Namun, hasil tersebut tetap merupakan hasil penghitungan suara pada hari pemungutan dan perlu mengikuti tahapan administrasi serta penetapan resmi oleh panitia sesuai ketentuan yang berlaku.
LiputanHk.com — DN
- Penulis: Danu

