Terbukti Kerja Nyata, Warga Dukung Ada Andri Nomor 3 Lanjutkan Kepemimpinan di Sukamahi
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUKAMAHI – Dukungan terhadap Calon Kepala Desa Sukamahi Nomor Urut 3, Ada Andri, disebut terus menguat menjelang Pilkades Sukamahi 2026.
Ada Andri bersama calon wakilnya, Iman Sumantri atau yang akrab disapa Toge, menawarkan keberlanjutan pembangunan Desa Sukamahi untuk periode 2026–2034.
Menurut tim dan pendukungnya, pasangan tersebut mengandalkan pengalaman Ada Andri pada periode sebelumnya serta sosok Toge yang dikenal dekat dengan masyarakat dan kalangan anak muda.
Dalam sejumlah pernyataannya, Ada Andri menilai pembangunan yang telah dilakukan pada periode pertama menjadi modal untuk melanjutkan program pada periode berikutnya.
Sejumlah bidang yang disebut menjadi perhatian antara lain pembangunan infrastruktur, pelayanan pemerintahan desa, pemberdayaan ekonomi masyarakat, kegiatan kepemudaan, serta program sosial kemasyarakatan.
Terkait hal tersebut, Ada Andri mengatakan bahwa periode kedua nantinya akan diarahkan untuk melanjutkan sekaligus menyempurnakan pembangunan yang telah berjalan.
“Di periode pertama, kami fokus membangun pondasi dari nol. Alhamdulillah, hasilnya sudah bisa dilihat dan dirasakan. Di periode kedua 2026–2034 ini, kami tidak akan mulai dari awal lagi, tapi kami akan melanjutkan dan menyempurnakan. Kami sudah terbukti, bukan baru berjanji,” ujar Ada Andri saat ditemui di kediamannya.
Ada Andri – Toge Usung Lima Program Prioritas
Untuk periode 2026–2034, pasangan Ada Andri–Toge mengusung visi:
“Melanjutkan Pembangunan Desa Sukamahi yang Transparan, Maju, Religius, dan Sejahtera Berkelanjutan.”
Visi tersebut kemudian dijabarkan dalam lima program kerja prioritas.
1. Infrastruktur Tuntas 100 Persen
Program ini mencakup rencana penuntasan betonisasi dan pengaspalan jalan di seluruh dusun.
Selain itu, pasangan ini mencantumkan pembangunan drainase untuk penanganan banjir, pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di titik-titik yang dianggap rawan, serta renovasi Kantor Desa dan sarana Posyandu.
2. Ekonomi Kerakyatan Bangkit
Pada sektor ekonomi, pasangan Ada Andri–Toge menjanjikan pengelolaan BUMDes secara profesional dan transparan.
Program lainnya meliputi dukungan modal usaha serta pelatihan digital marketing bagi pelaku UMKM, ibu-ibu PKK, dan Karang Taruna.
Program tersebut juga diarahkan untuk membuka peluang kerja bagi masyarakat, khususnya generasi muda Desa Sukamahi.
3. Pelayanan Desa Super Cepat dan Transparan
Dalam bidang pelayanan publik, pasangan ini mencantumkan komitmen untuk menghapus praktik pungutan liar.
Penggunaan Dana Desa juga dijanjikan akan diinformasikan melalui papan informasi desa dan media sosial resmi desa.
Selain itu, pelayanan administrasi kependudukan seperti KTP, KK, dan surat-surat lainnya direncanakan menggunakan sistem jemput bola serta digitalisasi pelayanan desa.
4. Sukamahi Sehat, Cerdas, dan Religius
Program berikutnya menyasar sektor kesehatan, pendidikan, dan keagamaan.
Pasangan Ada Andri–Toge mencantumkan layanan kesehatan bagi balita, lansia, dan masyarakat kurang mampu, serta santunan bagi anak yatim, kaum dhuafa, dan marbot masjid.
Di bidang pendidikan, program yang ditawarkan berupa beasiswa bagi siswa berprestasi serta dukungan terhadap kegiatan Majelis Taklim dan TPA.
5. Keamanan dan Gotong Royong Terjaga
Pasangan ini juga berencana mengaktifkan kembali Siskamling dan ronda malam di tingkat RT.
Sinergi dengan Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Linmas disebut menjadi bagian dari program keamanan masyarakat.
Selain itu, budaya gotong royong dan kerja bakti akan didorong kembali sebagai bagian dari kehidupan sosial masyarakat Desa Sukamahi.
Dukungan Warga dan Harapan Melanjutkan Pembangunan
Antusiasme pendukung Ada Andri disebut terlihat dalam berbagai kegiatan masyarakat menjelang Pilkades Sukamahi.
Salah seorang tokoh masyarakat yang mendukung pasangan tersebut menilai masyarakat telah memiliki pertimbangan sendiri dalam menentukan pilihan.
“Sudah terbukti kerjanya, bukan cuma ngomong doang. Di zaman Pak Andri, pembangunan jalan nyata, bantuan sampai ke warga kecil. Sekarang ditambah Toge yang dekat sama anak muda dan rajin turun ke warga. Lengkap sudah. Kami semua sepakat, lanjutkan 2 periode!” ujarnya.
Pilkades Sukamahi 2026 menjadi momentum bagi masyarakat untuk menentukan arah kepemimpinan desa untuk periode berikutnya.
Sementara itu, pasangan Ada Andri–Toge menyatakan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program pembangunan yang menjadi bagian dari visi mereka untuk Desa Sukamahi.
(Ferry)
- Penulis: Ferry

