Breaking News
light_mode
Populer

Perkokoh Penindakan dan Penerimaan Negara, Bea Cukai Kunjungi Kejaksaan Tinggi Sultra

  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bagikan:

KENDARI — Dalam upaya mengoptimalkan peran sebagai pelindung masyarakat (community protector) serta pengumpul penerimaan negara (revenue collector), Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Sulawesi Bagian Selatan, Barat, dan Tenggara (Sulbagsel) terus memperkuat kolaborasi antarlembaga penegak hukum.

Langkah konkret tersebut diwujudkan melalui kunjungan kerja dan audiensi jajaran pimpinan Kanwil DJBC Sulbagsel ke Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara di Kendari pada Rabu (19/8/2026). Kunjungan ini fokus membahas penguatan sinergi strategis penegakan hukum di bidang kepabeanan dan cukai di wilayah Sulawesi Tenggara.

Rombongan Bea Cukai dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil DJBC Sulbagsel, Martha Octavia, S.E., M.M., M.For.Accy. Turut hadir mendampingi yakni Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Satya Nugraha, S.E., M.M., Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Kendari Taufik Sapto Harsono, S.E., M.M., beserta jajaran kepala seksi di lingkungan DJBC.

Kedatangan jajaran DJBC diterima secara langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara, Dr. Sugeng Riyanta, S.H., M.H., yang didampingi oleh Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sultra, Dr. Darmukit, S.H., M.H., di ruang audiens Kejati Sultra.

Perkuat Pengawasan dan Penindakan Hukum Terpadu

Kunjungan kerja ini menjadi momentum penting bagi Bea Cukai untuk menyelaraskan langkah operasional penindakan hukum, mengingat tantangan pengawasan kepabeanan dan cukai di kawasan Sulawesi Tenggara semakin dinamis. Karakteristik wilayah Sulawesi Tenggara yang kaya akan potensi sumber daya alam serta aktivitas jalur perdagangan perairan memerlukan pengawasan ketat terhadap arus keluar-masuk barang ekspor, impor, dan peredaran barang kena cukai.

Dalam audiensi tersebut, Bea Cukai dan Kejati Sultra mendiskusikan mekanisme peningkatan koordinasi, khususnya pada penanganan tindak pidana kepabeanan dan cukai. Pertemuan ini menitikberatkan pada percepatan dan efektivitas proses penyidikan oleh PPNS (Penyidik Pegawai Negeri Sipil) Bea Cukai hingga ke tahap penuntutan oleh Kejaksaan, guna menjamin proses hukum yang transparan, akuntabel, dan memberikan efek jera (deterrent effect).

Kepala Kanwil DJBC Sulbagsel, Martha Octavia, menyampaikan bahwa keberhasilan pengawasan dan penindakan pelanggaran hukum di bidang pabean dan cukai sangat bergantung pada kuatnya koordinasi dengan instansi penegak hukum lainnya, khususnya Kejaksaan.

Melalui sinergi yang makin solid, DJBC berharap hambatan prosedural dalam penanganan perkara tindak pidana kepabeanan dan cukai dapat diminimalkan. Kesamaan pemahaman hukum antara penuntut umum dan penyidik Bea Cukai dipandang sangat krusial agar penindakan kasus di lapangan—seperti peredaran rokok dan minuman keras ilegal hingga pelanggaran ketentuan ekspor-impor—dapat diselesaikan secara tuntas dan berkekuatan hukum tetap.

Dukungan Terhadap Penerimaan Negara dan Kepastian Hukum

Selain berfokus pada fungsi pengawasan, koordinasi interaktif ini juga ditujukan untuk mengamankan hak-hak keuangan negara. Penerimaan dari sektor kepabeanan dan cukai di wilayah Sulawesi Tenggara memegang peranan penting dalam menopang pembangunan nasional maupun daerah.

Dengan terlaksananya penegakan hukum yang efektif dan bersinergi, potensi kebocoran penerimaan negara akibat praktik ilegal dapat dicegah secara maksimal. Di saat yang sama, langkah penindakan yang adil dan tegas akan memberikan kepastian hukum serta menciptakan iklim usaha yang sehat bagi para pelaku ekonomi yang patuh pada aturan.

Audiensi yang berlangsung penuh keakraban ini ditutup dengan komitmen bersama antara Kanwil DJBC Sulbagsel dan Kejati Sultra untuk terus melanjutkan komunikasi intensif, pertukaran data dan informasi, serta pelaksanaan koordinasi teknis secara berkala di tingkat operasional wilayah Sulawesi Tenggara.


Bagikan:
  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menolak Lupa!! Apa Kabar Wajah Struktur Pemdes Kedungjaya yang Dicoret?

    Menolak Lupa!! Apa Kabar Wajah Struktur Pemdes Kedungjaya yang Dicoret?

    • calendar_month 30 menit yang lalu
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:OPINI | Danu Ubaidillah Pemerhati Kebijakan Publik, Jurnalis Indonesia (Warga Desa Kedungjaya) BABELAN, Kab Bekasi. Ada sebuah pertanyaan sederhana tetapi sesungguhnya sangat serius: apa kabar wajah-wajah aparatur Desa Kedungjaya yang fotonya dicoret pada papan struktur Pemerintah Desa? Coretan itu mungkin terlihat sederhana. Hanya tinta di atas foto. Hanya goresan pada selembar gambar. Tetapi jangan kita […]


    Bagikan:
  • LPKSM Patroli Kota Bekasi Somasi PT BPR Soal Stiker di Rumah Debitur

    LPKSM Patroli Kota Bekasi Somasi PT BPR Soal Stiker di Rumah Debitur

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:KOTA BEKASI – Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM) Patroli Kota Bekasi melayangkan somasi kepada Direksi PT BPR Karya Bakti Sejahtera terkait penempelan stiker di rumah seorang debitur berinisial Roba’i, (7/8/2026). Somasi bernomor 56/SO-DPD.LPKSM PATROLI/VIII/2026 menyebut stiker dipasang oleh tim remedial BPR bernama Tomy, tanpa pemberitahuan maupun persetujuan debitur. LPKSM Patroli DPD Kota Bekasi yang […]


    Bagikan:
  • Tiga Bulan Dibuntuti, King Sun Akhirnya Dicegat: 1,3 Ton Ketamin Digagalkan Masuk Indonesia

    Tiga Bulan Dibuntuti, King Sun Akhirnya Dicegat: 1,3 Ton Ketamin Digagalkan Masuk Indonesia

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:LiputanHk.com, BINTAN — Selama tiga bulan, pergerakan kapal King Sun menjadi perhatian aparat. Informasi lintas negara dari Thailand menjadi pintu awal pengawasan terhadap kapal tersebut yang diduga berkaitan dengan aktivitas pengangkutan narkotika. Pengawasan itu akhirnya membuahkan hasil. Pada Kamis, 6 Agustus 2026, kapal King Sun dicegat di perairan utara Berakit, Bintan, Kepulauan Riau. Dari hasil […]


    Bagikan:
  • Badai Suara Sumbang di Tirta Bhagasasi: Ketika Bisikan Pimpinan Memaksa Pena Pegawai Tergores

    Badai Suara Sumbang di Tirta Bhagasasi: Ketika Bisikan Pimpinan Memaksa Pena Pegawai Tergores

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:BEKASI — Lorong-lorong kantor Perumda Tirta Bhagasasi Bekasi belakangan ini tak lagi dihiasi gemericik pembahasan pelayanan air bersih. Keheningan kerja di perusahaan daerah tersebut justru terusik oleh gesekan panas konflik internal. Polemik mosi tidak percaya yang ditujukan kepada sang Direktur Umum kini menggelinding liar, menyisakan keresahan mendalam di benak para pegawai kecil yang terjepit di […]


    Bagikan:
  • Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Penyelundupan 10 Kg Ganja Berkedok Liburan Keluarga

    Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Penyelundupan 10 Kg Ganja Berkedok Liburan Keluarga

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:DENPASAR — Petugas Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan melalui Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Ngurah Rai kembali memperlihatkan taji dalam menjaga pintu gerbang penerbangan internasional Indonesia. Berkolaborasi dengan Satuan Reserse Narkoba Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, jajaran Bea Cukai sukses menggagalkan aksi kejahatan narkotika jaringan internasional yang mencoba menyelundupkan ganja seberat […]


    Bagikan:
  • Petugas Bea Cukai dan Polri memperketat pengawasan penyelundupan emas di pintu keluar Indonesia

    Emas Rp63 Miliar Gagal Diselundupkan ke China dan Dubai, Bea Cukai Bongkar Modus Pelaku

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:TANGERANG — Jalur penerbangan internasional Bandara Soekarno-Hatta kembali menjadi titik pengawasan ketat aparat setelah upaya membawa emas dalam jumlah besar ke luar negeri berhasil digagalkan. Bea Cukai bersama Aviation Security (Avsec) mengungkap dua kasus dugaan penyelundupan emas dengan total berat mencapai 23,793 kilogram. Barang bukti yang diamankan ditaksir memiliki nilai sekitar Rp63 miliar. Emas tersebut […]


    Bagikan:
expand_less