Breaking News
light_mode
Populer

Somasi Kedua Tak Dijawab, GEMPA Kedung Jaya Siapkan Somasi Ketiga

  • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bagikan:

BEKASI — Gerakan Masyarakat Peduli Desa (GEMPA) Desa Kedung Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, kembali mempertanyakan belum adanya jawaban atas somasi kedua terkait pengelolaan BUMDes Pelita Makmur, (11/9/2026).

Somasi kedua tersebut telah dilayangkan kepada pihak terkait. Namun, hingga batas waktu yang diberikan, GEMPA menyebut belum menerima tanggapan resmi.

Ketua BPD Desa Kedung Jaya, M. Toha, saat dikonfirmasi media mengatakan bahwa surat dari GEMPA telah diteruskan kepada Pemerintah Desa.

“Surat yang dikirim GEMPA sudah BPD lanjutkan kepada kepala desa dan sekdes. Tinggal kepala desa dan sekdes yang melanjutkan,” ujar M. Toha.

Setelah mendapatkan penjelasan dari BPD, media melakukan konfirmasi kepada Pemerintah Desa Kedung Jaya melalui Sekretaris Desa (Sekdes).

Konfirmasi disampaikan melalui pesan WhatsApp. Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat jawaban dari Sekdes.

Pesan yang dikirim media terlihat telah dibaca dan ditandai dengan ceklis biru pada aplikasi WhatsApp.

Belum adanya tanggapan tersebut menjadi bagian dari perkembangan persoalan yang sedang dipertanyakan GEMPA.

Media tetap membuka ruang bagi Pemerintah Desa Kedung Jaya untuk memberikan klarifikasi terkait tindak lanjut somasi tersebut.

Divisi Advokasi, Hukum dan HAM GEMPA, Danu Ubaidillah, menyayangkan belum adanya respons terhadap somasi kedua yang telah dilayangkan.

Menurut Danu, masyarakat berhak mendapatkan penjelasan mengenai pengelolaan BUMDes, khususnya ketika terdapat pertanyaan mengenai anggaran, aset, kegiatan usaha dan pertanggungjawaban.

“Kami sangat menyayangkan pengabaian terhadap somasi lanjutan yang sudah dilayangkan. Jangan sampai persoalan keterbukaan informasi kepada masyarakat justru dianggap sepele,” ujar Danu.

Ia menegaskan, langkah GEMPA bertujuan mendorong adanya transparansi dan pertanggungjawaban. Bukan untuk memberikan kesimpulan sepihak mengenai adanya penyimpangan.

Somasi Ketiga Akan Dilayangkan

Ketua GEMPA Desa Kedung Jaya, Luqmanul Hakim, menyampaikan bahwa pihaknya akan melayangkan somasi ketiga.

Somasi tersebut akan menjadi kesempatan bagi pihak terkait untuk memberikan jawaban dan menjelaskan tindak lanjut atas persoalan yang telah disampaikan sebelumnya.

Jika somasi ketiga kembali tidak mendapatkan respons, GEMPA menyatakan akan mempertimbangkan langkah berikutnya dengan menyampaikan persoalan tersebut kepada instansi terkait sesuai kewenangannya.

Rangkaian somasi dan tidak adanya tanggapan nantinya akan menjadi bagian dari dokumen yang dibawa GEMPA apabila langkah pelaporan ditempuh.

Persoalan ini sebelumnya mencuat setelah GEMPA menyoroti pengelolaan BUMDes Pelita Makmur Desa Kedung Jaya, khususnya unit usaha ternak kambing.

Beberapa hal yang menjadi perhatian masyarakat antara lain transparansi penggunaan anggaran, aset BUMDes, perkembangan usaha, serta laporan pertanggungjawaban.

GEMPA meminta persoalan tersebut dijelaskan secara terbuka agar masyarakat memperoleh informasi berdasarkan data dan dokumen yang dapat dipertanggungjawabkan.

Hingga saat ini, belum ada kesimpulan bahwa telah terjadi penyimpangan atau tindak pidana. Persoalan yang disampaikan GEMPA merupakan permintaan klarifikasi dan pertanggungjawaban yang masih perlu dijawab serta diuji melalui dokumen dan mekanisme pemeriksaan yang berlaku.

LiputanHK.com membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi Pemerintah Desa Kedung Jaya, BPD Kedung Jaya maupun pengurus BUMDes Pelita Makmur.


Bagikan:
  • Penulis: Redaksi LiputanHk.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bea Cukai Batam Gagalkan Penyelundupan 11,3 Kg Bubuk Emas Senilai Rp29,2 Miliar ke Singapura

    Bea Cukai Batam Gagalkan Penyelundupan 11,3 Kg Bubuk Emas Senilai Rp29,2 Miliar ke Singapura

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:BATAM – Petugas Bea Cukai Batam berhasil menggagalkan upaya penyelundupan belasan kilogram emas murni berbentuk bubuk padat bernilai puluhan miliar rupiah. Emas tersebut hendak diselundupkan secara ilegal keluar dari Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam menuju Singapura melalui jalur laut. Dalam penindakan yang dilakukan di dua pelabuhan internasional berbeda, petugas berhasil menyita sebanyak 43 […]


    Bagikan:
  • Apakah Gempa Bumi Tanda Kiamat? Ini Penjelasan dalam Perspektif Islam dan Sains

    Apakah Gempa Bumi Tanda Kiamat? Ini Penjelasan dalam Perspektif Islam dan Sains

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:LiputanHk.com — Gempa bumi merupakan salah satu fenomena alam yang kerap menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Selain karena dapat menyebabkan kerusakan dan korban jiwa, gempa juga sering dikaitkan dengan tanda-tanda datangnya Hari Kiamat. Lantas, apakah setiap gempa bumi merupakan tanda Kiamat? Dalam perspektif Islam, banyaknya gempa bumi memang disebut dalam hadis Nabi Muhammad SAW sebagai […]


    Bagikan:
  • Sidi Sumardi Raih Suara Terbanyak, Relassi Sampaikan Ucapan Selamat atas Terpilihnya sebagai Kepala Desa Buni Bakti

    Sidi Sumardi Raih Suara Terbanyak, Relassi Sampaikan Ucapan Selamat atas Terpilihnya sebagai Kepala Desa Buni Bakti

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:BEKASI — Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Buni Bakti Tahun 2026 telah selesai. Berdasarkan hasil rekapitulasi perolehan suara, Sidi Sumardi HM memperoleh suara terbanyak dan tercatat sebagai calon dengan perolehan suara tertinggi. Dalam rekapitulasi tersebut, Sidi Sumardi HM dengan nomor urut 2 memperoleh 3.103 suara. Sementara calon nomor urut 1, Dayatullah, memperoleh 2.523 suara, dan […]


    Bagikan:
  • “JORRO Menang di Kedungjaya, Warga: ‘Ah, Biasa Aja… Nggak Kaget, Dari Awal Sudah Kelihatan’”

    “JORRO Menang di Kedungjaya, Warga: ‘Ah, Biasa Aja… Nggak Kaget, Dari Awal Sudah Kelihatan’”

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:BEKASI, BABELAN — Kemenangan Johari–Rohiman (JORRO) nomor urut 2 dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kedungjaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Minggu (20/9/2026), disebut sejumlah warga bukan sesuatu yang terlalu mengejutkan. Sejak beberapa hari sebelum pencoblosan, pasangan JORRO memang menjadi salah satu pasangan yang banyak diperbincangkan masyarakat. Antusiasme warga terlihat dalam sejumlah kegiatan kampanye, termasuk kampanye akbar […]


    Bagikan:
  • Abdul Darip Terpilih sebagai Kepala Desa Sriamur Periode 2026–2034, Warga Kp. Turi Teko Sampaikan Ucapan Selamat

    Abdul Darip Terpilih sebagai Kepala Desa Sriamur Periode 2026–2034, Warga Kp. Turi Teko Sampaikan Ucapan Selamat

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:BEKASI — Abdul Darip terpilih sebagai Kepala Desa Sriamur, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, untuk periode 2026–2034. Nama Abdul Darip tercantum dalam sejumlah rekap pemberitaan hasil sementara Pilkades Serentak Kabupaten Bekasi 2026 untuk Desa Sriamur. Ucapan selamat atas kemenangan tersebut turut disampaikan warga Kampung Turi Teko melalui sebuah desain ucapan yang beredar setelah pelaksanaan pemilihan. […]


    Bagikan:
  • Petugas Bea Cukai dan Polri memperketat pengawasan penyelundupan emas di pintu keluar Indonesia

    Emas Rp63 Miliar Gagal Diselundupkan ke China dan Dubai, Bea Cukai Bongkar Modus Pelaku

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:TANGERANG — Jalur penerbangan internasional Bandara Soekarno-Hatta kembali menjadi titik pengawasan ketat aparat setelah upaya membawa emas dalam jumlah besar ke luar negeri berhasil digagalkan. Bea Cukai bersama Aviation Security (Avsec) mengungkap dua kasus dugaan penyelundupan emas dengan total berat mencapai 23,793 kilogram. Barang bukti yang diamankan ditaksir memiliki nilai sekitar Rp63 miliar. Emas tersebut […]


    Bagikan:
expand_less