Breaking News
light_mode
Populer

Somasi Kedua Tak Dijawab, GEMPA Kedung Jaya Siapkan Somasi Ketiga

  • calendar_month 1 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bagikan:

BEKASI — Gerakan Masyarakat Peduli Desa (GEMPA) Desa Kedung Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, kembali mempertanyakan belum adanya jawaban atas somasi kedua terkait pengelolaan BUMDes Pelita Makmur, (11/9/2026).

Somasi kedua tersebut telah dilayangkan kepada pihak terkait. Namun, hingga batas waktu yang diberikan, GEMPA menyebut belum menerima tanggapan resmi.

Ketua BPD Desa Kedung Jaya, M. Toha, saat dikonfirmasi media mengatakan bahwa surat dari GEMPA telah diteruskan kepada Pemerintah Desa.

“Surat yang dikirim GEMPA sudah BPD lanjutkan kepada kepala desa dan sekdes. Tinggal kepala desa dan sekdes yang melanjutkan,” ujar M. Toha.

Setelah mendapatkan penjelasan dari BPD, media melakukan konfirmasi kepada Pemerintah Desa Kedung Jaya melalui Sekretaris Desa (Sekdes).

Konfirmasi disampaikan melalui pesan WhatsApp. Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat jawaban dari Sekdes.

Pesan yang dikirim media terlihat telah dibaca dan ditandai dengan ceklis biru pada aplikasi WhatsApp.

Belum adanya tanggapan tersebut menjadi bagian dari perkembangan persoalan yang sedang dipertanyakan GEMPA.

Media tetap membuka ruang bagi Pemerintah Desa Kedung Jaya untuk memberikan klarifikasi terkait tindak lanjut somasi tersebut.

Divisi Advokasi, Hukum dan HAM GEMPA, Danu Ubaidillah, menyayangkan belum adanya respons terhadap somasi kedua yang telah dilayangkan.

Menurut Danu, masyarakat berhak mendapatkan penjelasan mengenai pengelolaan BUMDes, khususnya ketika terdapat pertanyaan mengenai anggaran, aset, kegiatan usaha dan pertanggungjawaban.

“Kami sangat menyayangkan pengabaian terhadap somasi lanjutan yang sudah dilayangkan. Jangan sampai persoalan keterbukaan informasi kepada masyarakat justru dianggap sepele,” ujar Danu.

Ia menegaskan, langkah GEMPA bertujuan mendorong adanya transparansi dan pertanggungjawaban. Bukan untuk memberikan kesimpulan sepihak mengenai adanya penyimpangan.

Somasi Ketiga Akan Dilayangkan

Ketua GEMPA Desa Kedung Jaya, Luqmanul Hakim, menyampaikan bahwa pihaknya akan melayangkan somasi ketiga.

Somasi tersebut akan menjadi kesempatan bagi pihak terkait untuk memberikan jawaban dan menjelaskan tindak lanjut atas persoalan yang telah disampaikan sebelumnya.

Jika somasi ketiga kembali tidak mendapatkan respons, GEMPA menyatakan akan mempertimbangkan langkah berikutnya dengan menyampaikan persoalan tersebut kepada instansi terkait sesuai kewenangannya.

Rangkaian somasi dan tidak adanya tanggapan nantinya akan menjadi bagian dari dokumen yang dibawa GEMPA apabila langkah pelaporan ditempuh.

Persoalan ini sebelumnya mencuat setelah GEMPA menyoroti pengelolaan BUMDes Pelita Makmur Desa Kedung Jaya, khususnya unit usaha ternak kambing.

Beberapa hal yang menjadi perhatian masyarakat antara lain transparansi penggunaan anggaran, aset BUMDes, perkembangan usaha, serta laporan pertanggungjawaban.

GEMPA meminta persoalan tersebut dijelaskan secara terbuka agar masyarakat memperoleh informasi berdasarkan data dan dokumen yang dapat dipertanggungjawabkan.

Hingga saat ini, belum ada kesimpulan bahwa telah terjadi penyimpangan atau tindak pidana. Persoalan yang disampaikan GEMPA merupakan permintaan klarifikasi dan pertanggungjawaban yang masih perlu dijawab serta diuji melalui dokumen dan mekanisme pemeriksaan yang berlaku.

LiputanHK.com membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi Pemerintah Desa Kedung Jaya, BPD Kedung Jaya maupun pengurus BUMDes Pelita Makmur.


Bagikan:
  • Penulis: Redaksi LiputanHk.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Badai Suara Sumbang di Tirta Bhagasasi: Ketika Bisikan Pimpinan Memaksa Pena Pegawai Tergores

    Badai Suara Sumbang di Tirta Bhagasasi: Ketika Bisikan Pimpinan Memaksa Pena Pegawai Tergores

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:BEKASI — Lorong-lorong kantor Perumda Tirta Bhagasasi Bekasi belakangan ini tak lagi dihiasi gemericik pembahasan pelayanan air bersih. Keheningan kerja di perusahaan daerah tersebut justru terusik oleh gesekan panas konflik internal. Polemik mosi tidak percaya yang ditujukan kepada sang Direktur Umum kini menggelinding liar, menyisakan keresahan mendalam di benak para pegawai kecil yang terjepit di […]


    Bagikan:
  • Dirut BUMDes Kedung Jaya Sebut 14 Kambing Dititipkan, 63 Ekor Belum Dibayar Mitra, Warga Pertanyakan Tata Kelola dan Akuntabilitas

    Dirut BUMDes Kedung Jaya Sebut 14 Kambing Dititipkan, 63 Ekor Belum Dibayar Mitra, Warga Pertanyakan Tata Kelola dan Akuntabilitas

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:BEKASI — Pernyataan Direktur Utama (Dirut) BUMDes Kedung Jaya Erwin Mahendra, dalam audiensi di aula kantor kepala desa Kedung Jaya pada Sabtu (29/8/2026), terkait pengelolaan usaha peternakan justru memunculkan sejumlah pertanyaan baru dari masyarakat. Dalam pemaparannya, Dirut BUMDes Kedung Jaya menyebut masih terdapat 14 ekor kambing yang menjadi bagian dari usaha BUMDes. Namun, kambing tersebut […]


    Bagikan:
  • HPN Lampung 2027 Lebih Terbuka dan Libatkan Konstituen Dewan Pers

    HPN Lampung 2027 Lebih Terbuka dan Libatkan Konstituen Dewan Pers

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:Jakarta – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menegaskan tetap menjalankan peran sebagai penanggung jawab dan penyelenggara Hari Pers Nasional (HPN) 2027, dengan komitmen memperluas keterlibatan seluruh konstituen Dewan Pers agar perhelatan nasional insan pers tersebut semakin inklusif dan merepresentasikan seluruh ekosistem pers Indonesia. Penegasan tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Dewan Pers dan Pengurus Pusat PWI di […]


    Bagikan:
  • “Audiensi BUMDes Digelar, Pemdes Kedung Jaya Tak Hadir: Ada Apa?”

    “Audiensi BUMDes Digelar, Pemdes Kedung Jaya Tak Hadir: Ada Apa?”

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:BEKASI — Kekecewaan terhadap Pemerintah Desa Kedung Jaya kembali disuarakan warga menyusul ketidakhadiran pihak Pemerintah Desa dalam audiensi masyarakat bersama pengurus BUMDes Pelita Makmur dan BPD, yang membahas polemik pengelolaan BUMDes serta anggaran sekitar Rp407 juta. Audiensi yang digelar pada Sabtu (29/8/2026) tersebut berlangsung di Aula Balai Desa Kedung Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. Forum […]


    Bagikan:
  • Mantan Pimpinan PPATK Buka Suara Soal Dugaan TPPU Eks Jampidsus

    Bukan Cuma Sita Aset: Mantan Pimpinan PPATK Buka Suara Soal Dugaan TPPU Eks Jampidsus

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:JAKARTA — Di balik pintu tebal rumah-rumah mewah dan deretan tempat usaha yang baru-baru ini digerebek petugas, tersimpan tumpukan bukti fisik yang menyilaukan mata: lembaran valuta asing, seberkas uang tunai, hingga deretan emas batangan murni seberat 74 kilogram. Seluruh temuan megah ini mendadak menjadi sorotan publik lantaran menyeret nama mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana […]


    Bagikan:
  • Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Penyelundupan 10 Kg Ganja Berkedok Liburan Keluarga

    Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Penyelundupan 10 Kg Ganja Berkedok Liburan Keluarga

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:DENPASAR — Petugas Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan melalui Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Ngurah Rai kembali memperlihatkan taji dalam menjaga pintu gerbang penerbangan internasional Indonesia. Berkolaborasi dengan Satuan Reserse Narkoba Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, jajaran Bea Cukai sukses menggagalkan aksi kejahatan narkotika jaringan internasional yang mencoba menyelundupkan ganja seberat […]


    Bagikan:
expand_less