Breaking News
light_mode
Populer

Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Penyelundupan 10 Kg Ganja Berkedok Liburan Keluarga

  • calendar_month 0 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bagikan:

DENPASAR — Petugas Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan melalui Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Ngurah Rai kembali memperlihatkan taji dalam menjaga pintu gerbang penerbangan internasional Indonesia. Berkolaborasi dengan Satuan Reserse Narkoba Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, jajaran Bea Cukai sukses menggagalkan aksi kejahatan narkotika jaringan internasional yang mencoba menyelundupkan ganja seberat lebih dari 10 kilogram ke Pulau Dewata.

Penindakan tegas yang dilakukan oleh petugas Bea Cukai di Terminal Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali ini berawal dari kejelian personel di lapangan dalam menganalisis profil penumpang internasional. Keberhasilan ini semakin menegaskan komitmen tinggi Bea Cukai dalam membendung masuknya barang-barang terlarang yang berpotensi merusak tatanan sosial serta kesehatan masyarakat Indonesia.

Kronologi Pengungkapan Kasus oleh Tim Bea Cukai

Aksi penindakan ini bermula ketika penerbangan maskapai Scoot Air dengan nomor TR280 rute Koh Samui (Thailand)–Singapura–Denpasar mendarat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Seluruh penumpang yang turun dari pesawat diarahkan menuju area pemeriksaan kepabeanan untuk menjalani prosedur rutin yang diawasi langsung oleh jajaran Bea Cukai Ngurah Rai.

Di tengah kesibukan arus kedatangan internasional, petugas Bea Cukai yang bertugas memantau layar pencitraan mesin X-Ray menangkap adanya kejanggalan visual pada koper milik dua orang penumpang asal India. Berdasarkan hasil analisis pencitraan serta penilaian manajemen risiko yang diterapkan oleh instansi Bea Cukai, petugas segera menandai koper tersebut untuk ditindaklanjuti dengan pemeriksaan fisik secara mendalam.

Dua penumpang yang dicurigai oleh Bea Cukai tersebut masing-masing berinisial AR, seorang pria yang bekerja sebagai manajer perusahaan, serta PC, seorang wanita yang berprofesi sebagai guru. Petugas Bea Cukai kemudian mengawal kedua penumpang menuju ruang pemeriksaan khusus guna membongkar koper yang mereka bawa.

Modus Oleh-Oleh Makanan untuk Mengelabuhi Petugas Bea Cukai

Saat koper dibuka dan digeledah oleh petugas Bea Cukai, ditemukan puluhan kemasan serbuk tanaman kering berwarna hijau kecokelatan yang disembunyikan secara rapi. Dari koper milik tersangka AR, petugas Bea Cukai mendapati delapan kotak kardus berisi 62 kemasan tanaman kering dengan berat bruto 6.399 gram atau 6.275 gram netto.

Pemeriksaan dilanjutkan pada koper milik tersangka PC yang berprofesi sebagai guru. Dari dalam kopernya, petugas Bea Cukai mengamankan enam kotak kardus berisi 38 kemasan barang serupa dengan berat bruto 3.911 gram atau 3.835 gram netto. Secara keseluruhan, total barang bukti yang berhasil disita oleh jajaran Bea Cukai Ngurah Rai mencapai 100 kemasan dengan berat total 10.310 gram bruto atau 10.110 gram netto.

Berdasarkan interogasi awal yang dilakukan oleh petugas Bea Cukai, kedua WN India tersebut berdalih datang ke Bali untuk berlibur selama tiga hari bersama keluarga. Mereka mengaku mendapatkan barang terlarang tersebut dari seseorang saat berada di Thailand. Untuk menyamarkan aksi kejahatannya dan berupaya menembus pengawasan Bea Cukai di bandara, seluruh barang haram tersebut dikemas menyerupai kardus oleh-oleh makanan dan dicampur di antara pakaian serta barang-barang pribadi di dalam koper.

Kepastian mengenai kandungan barang bukti tersebut didapatkan setelah Laboratorium Bea Cukai Ngurah Rai melakukan pengujian sampel secara ilmiah. Hasil pengujian laboratorium Bea Cukai mengonfirmasi bahwa seluruh kemasan serbuk tanaman kering tersebut positif mengandung narkotika Golongan I jenis Delta-9 Tetrahydrocannabinol atau ganja.

Sinergi Bea Cukai dan Kepolisian Selamatkan Ribuan Jiwa

Setelah pengujian laboratorium Bea Cukai memastikan status barang bukti tersebut, pihak Bea Cukai Ngurah Rai langsung berkoordinasi cepat dengan Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai. Serah terima tersangka dan barang bukti dilakukan guna melanjutkan proses hukum ke tahap penyidikan dan pengembangan kasus.

Tim gabungan dari Bea Cukai dan kepolisian bahkan sempat melangsungkan operasi controlled delivery (penyerahan di bawah pengawasan) guna mengejar jaringan pemesan atau penerima barang tersebut di wilayah Bali. Langkah responsif ini mencerminkan betapa solidnya koordinasi antarinstansi penegak hukum di pintu masuk wilayah Indonesia.

Kepala Kantor Bea Cukai Ngurah Rai, Wawan Dharmawan, menyatakan bahwa penindakan ini berhasil menyelamatkan lebih dari 2.076 jiwa dari ancaman bahaya penyalahgunaan narkotika. Selain itu, aksi sigap jajaran Bea Cukai juga berhasil mencegah potensi kerugian ekonomi dan sosial masyarakat yang ditaksir mencapai Rp3,3 miliar.

Wawan menegaskan bahwa Bea Cukai akan terus meningkatkan kewaspadaan di seluruh titik pengawasan perbatasan. Melalui optimalisasi sistem intelijen, pemanfaatan teknologi pemindai modern, serta penguatan sinergi bersama instansi kepolisian, Bea Cukai berkomitmen penuh untuk menutup rapat setiap celah yang kerap dimanfaatkan oleh jaringan narkotika internasional.


Bagikan:
  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Badai Suara Sumbang di Tirta Bhagasasi: Ketika Bisikan Pimpinan Memaksa Pena Pegawai Tergores

    Badai Suara Sumbang di Tirta Bhagasasi: Ketika Bisikan Pimpinan Memaksa Pena Pegawai Tergores

    • calendar_month 15 jam yang lalu
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:BEKASI — Lorong-lorong kantor Perumda Tirta Bhagasasi Bekasi belakangan ini tak lagi dihiasi gemericik pembahasan pelayanan air bersih. Keheningan kerja di perusahaan daerah tersebut justru terusik oleh gesekan panas konflik internal. Polemik mosi tidak percaya yang ditujukan kepada sang Direktur Umum kini menggelinding liar, menyisakan keresahan mendalam di benak para pegawai kecil yang terjepit di […]


    Bagikan:
  • LPKSM Patroli Kota Bekasi Somasi PT BPR Soal Stiker di Rumah Debitur

    LPKSM Patroli Kota Bekasi Somasi PT BPR Soal Stiker di Rumah Debitur

    • calendar_month 16 jam yang lalu
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:KOTA BEKASI – Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM) Patroli Kota Bekasi melayangkan somasi kepada Direksi PT BPR Karya Bakti Sejahtera terkait penempelan stiker di rumah seorang debitur berinisial Roba’i, (7/8/2026). Somasi bernomor 56/SO-DPD.LPKSM PATROLI/VIII/2026 menyebut stiker dipasang oleh tim remedial BPR bernama Tomy, tanpa pemberitahuan maupun persetujuan debitur. LPKSM Patroli DPD Kota Bekasi yang […]


    Bagikan:
  • Mantan Pimpinan PPATK Buka Suara Soal Dugaan TPPU Eks Jampidsus

    Bukan Cuma Sita Aset: Mantan Pimpinan PPATK Buka Suara Soal Dugaan TPPU Eks Jampidsus

    • calendar_month 16 jam yang lalu
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:JAKARTA — Di balik pintu tebal rumah-rumah mewah dan deretan tempat usaha yang baru-baru ini digerebek petugas, tersimpan tumpukan bukti fisik yang menyilaukan mata: lembaran valuta asing, seberkas uang tunai, hingga deretan emas batangan murni seberat 74 kilogram. Seluruh temuan megah ini mendadak menjadi sorotan publik lantaran menyeret nama mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana […]


    Bagikan:
  • Tergiur Imbalan Rp220 Juta, Pilot Malaysia Airlines Salagunakan ‘Jalur Khusus’ Awak Kabin Demi Selundupkan 25 Kg Ekstasi

    Tergiur Imbalan Rp220 Juta, Pilot Malaysia Airlines Salagunakan ‘Jalur Khusus’ Awak Kabin Demi Selundupkan 25 Kg Ekstasi

    • calendar_month 15 jam yang lalu
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:TANGERANG — Sebuah celah keamanan udara internasional yang memprihatinkan terbongkar di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Seorang penerbang aktif dari maskapai internasional terkemuka asal Malaysia, Mohd Saufi bin Othman (39), nekat menyalahgunakan profesi serta fasilitas istimewa yang melekat pada dirinya untuk menjadi perantara bisnis barang haram. Hanya demi imbalan uang tunai sebesar 50.000 ringgit atau sekitar Rp220,55 […]


    Bagikan:
  • Nekat Membacok demi 30 Juta

    Nekat Membacok demi 30 Juta

    • calendar_month 14 jam yang lalu
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:BEKASI — Aksi kejahatan jalanan teramat sadis terjadi di kawasan Cibitung, Kabupaten Bekasi, pada Rabu (5/8). Seorang karyawan swasta menjadi korban perampokan bersenjata tajam usai mengambil uang tunai puluhan juta rupiah dari sebuah bank. Rekaman CCTV yang memperlihatkan detik-detik pembacokan brutal tersebut mendadak viral dan memicu keresahan warga di media sosial. Tiba-tiba Diserang dan Dibacok […]


    Bagikan:
  • Coba Kelabuhi Petugas Pakai Modus Misdeklarasi, Penyelundupan 5 Harley-Davidson Bekas dan 20 Rangka Asal China Digagalkan Bea Cukai

    Coba Kelabuhi Petugas Pakai Modus Misdeklarasi, Penyelundupan 5 Harley-Davidson Bekas dan 20 Rangka Asal China Digagalkan Bea Cukai

    • calendar_month 15 jam yang lalu
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:JAKARTA — Benteng pengawasan di pintu masuk utama jalur perdagangan internasional Indonesia kembali membuahkan hasil. Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok berhasil menggagalkan upaya penyelundupan berskala besar berupa armada sepeda motor mewah asal China. Barang bukti yang diamankan meliputi lima unit sepeda motor gede (moge) merek Harley-Davidson bekas dalam kondisi […]


    Bagikan:
expand_less