“Ada Apa? Habib Wan Sehan Datangi Kediaman Johari, Tulis Angka 2 Berulang hingga Keliling Kedung Jaya”
- calendar_month 1 menit yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KABUPATEN BEKASI — Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kedung Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, suasana politik desa kembali menjadi perhatian. Kali ini, kedatangan sosok yang dikenal masyarakat sebagai Habib Wan Sehan ke kediaman Calon Kepala Desa Kedung Jaya nomor urut 2, Johari, pada Jumat (18/9/2026), menjadi perhatian warga.
Kunjungan tersebut berlangsung dua hari sebelum hari pemungutan suara, yang dijadwalkan pada Minggu, 20 September 2026.
Habib Wan Sehan diketahui memiliki nama Syaikhon bin Musthofa Al-Bahar dan dikenal pula dengan sebutan Wan Sehan atau Habib Sehan. Sejumlah sumber publik menyebutnya sebagai seorang sayyid dan ulama yang dikenal luas dengan perilakunya yang tidak biasa.
Sesampainya di kediaman Johari di Desa Kedung Jaya, Habib Wan Sehan terlihat langsung membuka kaca jendela kendaraan. Dalam dokumentasi yang beredar, ia kemudian mengambil beberapa lembar kertas dan sebuah spidol.
Tanpa banyak kata, Habib Wan Sehan tampak menuliskan angka 2 berulang kali pada lembaran kertas tersebut hingga beberapa lembar kertas terlihat terisi.
Apa maksud dari tindakan tersebut, tidak diketahui secara pasti.
Wallahu a’lam bish-shawab.
Setelah itu, Habib Wan Sehan tampak mengajak Johari untuk masuk ke dalam kendaraan yang digunakannya. Keduanya kemudian terlihat berkeliling di sejumlah wilayah Desa Kedung Jaya menggunakan kendaraan tersebut.
Momen tersebut sontak menjadi perhatian, terlebih kunjungan itu berlangsung di tengah suasana menjelang pemungutan suara Pilkades Kedung Jaya yang tinggal dua hari lagi.
Bagi warga yang menyaksikan maupun mengetahui kabar tersebut, muncul rasa penasaran mengenai maksud di balik kedatangan Habib Wan Sehan serta ajakannya kepada Johari untuk berkeliling desa.
Namun demikian, makna angka 2 yang ditulis berulang kali maupun tujuan perjalanan keduanya belum dapat dipastikan. Tidak ada keterangan langsung dari Habib Wan Sehan maupun Johari mengenai maksud khusus dari rangkaian kejadian tersebut.
Terhitung dari informasi yang di dapat sudah dua kali kunjungan ke kediaman Johari. Karena itu, segala penafsiran mengenai kejadian tersebut tetap menjadi bagian dari persepsi masyarakat dan tidak dapat disimpulkan sebagai pertanda tertentu tanpa keterangan dari pihak yang bersangkutan.
Yang jelas, kunjungan tersebut menambah perhatian masyarakat terhadap dinamika Pilkades Kedung Jaya yang akan memasuki hari pemungutan suara pada 20 September 2026.
Informasi dihimpun dari dokumentasi dan keterangan mengenai kejadian di lokasi.
Nama Syaikhon bin Musthofa Al-Bahar/Wan Sehan juga telah digunakan dalam sejumlah pemberitaan sebelumnya dengan sebutan Wan Sehan atau Habib Sehan.
- Penulis: Danu

