Breaking News
light_mode
Populer

“Oh, Jadi Ini Sosoknya?” JORRO Nomor 2 Bikin Penasaran di Tengah Ramainya Pilkades Kedungjaya

  • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bagikan:

BEKASI, BABELAN — Ada sosok yang belakangan semakin sering menjadi perhatian dalam perbincangan warga Kedungjaya. Namanya Johari, yang maju bersama Rohiman dalam kontestasi Pemilihan Kepala Desa Kedungjaya 2026 dengan pasangan JORRO, nomor urut 2.

Bukan hanya atribut dan iring-iringan massa yang menarik perhatian. Sosok Johari juga terlihat cukup dekat dengan masyarakat dalam sejumlah kegiatan sebelum masa pemungutan suara.

Pertanyaannya kemudian muncul:

“Sebenarnya, siapa Johari hingga kehadirannya mampu mengundang perhatian dan dukungan masyarakat Kedungjaya?”

Dalam pemberitaan sebelumnya, kegiatan yang melibatkan Johari disebut dihadiri ratusan warga. Salah satu peserta, Mamah Intan, memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan senam sehat yang digelar Johari. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi sarana olahraga sekaligus mempererat silaturahmi warga.

Johari sendiri dalam pemberitaan tersebut menyampaikan bahwa langkahnya maju dalam Pilkades merupakan respons terhadap keinginan masyarakat. Ia juga menyatakan keinginannya untuk mengabdi dan memberikan pelayanan kepada masyarakat apabila mendapatkan kepercayaan.

Dari pendaftaran hingga kampanye, perhatian terhadap JORRO terus terlihat

Pada saat pendaftaran calon kepala desa, pasangan Johari–Rohiman juga diberitakan datang dengan massa pendukung dalam jumlah besar. Laporan tersebut menggambarkan suasana pendaftaran yang ramai dan mendapat perhatian masyarakat.

Johari dalam kesempatan itu juga mengajak masyarakat menjaga Pilkades tetap damai serta mengedepankan persatuan dan kekeluargaan warga Kedungjaya.

Kini, memasuki tahapan kampanye, wajah Johari kembali terlihat di tengah masyarakat.

Dari foto-foto kegiatan yang beredar, tampak suasana penuh antusiasme, warga yang berkumpul, serta pendukung yang mengenakan atribut JORRO.

Pemandangan tersebut tentu menimbulkan rasa penasaran tersendiri:

Apakah ramainya dukungan itu sekadar euforia kampanye, atau memang mencerminkan adanya kedekatan Johari dengan sebagian masyarakat Kedungjaya?

Jawabannya tentu kembali kepada warga yang mengenal, berinteraksi, dan menilai langsung sosok tersebut.

Kekaguman warga menjadi bagian dari cerita kampanye

Sejumlah pemberitaan mengenai kegiatan Johari sebelumnya memang memuat tanggapan positif dari warga yang hadir. Namun, setiap komentar sebaiknya dilihat sebagai pengalaman atau pandangan pribadi warga yang menyampaikannya, bukan otomatis mewakili seluruh masyarakat Kedungjaya.

Hal inilah yang membuat sosok Johari menarik untuk terus diperbincangkan menjelang hari pemungutan suara.

Bagi sebagian warga, figur calon kepala desa bukan hanya soal program di atas kertas, tetapi juga bagaimana calon tersebut berinteraksi dengan masyarakat, mendengar aspirasi, serta membawa suasana kebersamaan selama proses Pilkades.

Suara Warga Kedungjaya: Apa yang Membuat Johari Jadi Perhatian?

Di tengah ramainya kampanye Pilkades Kedungjaya, sosok Johari juga menjadi bahan perbincangan sejumlah warga. Beberapa warga yang ditemui di sekitar kegiatan menyampaikan pandangan mereka mengenai figur calon tersebut.

“Menurut saya, Pak Johari itu orangnya mudah bergaul. Ketika bertemu warga juga tidak menjaga jarak. Itu yang saya lihat selama ini.”
— [Zanah], warga Kedungjaya

Warga lainnya menyoroti sisi kedekatan Johari dengan masyarakat.

“Yang saya kagumi itu cara beliau berkomunikasi dengan masyarakat. Kelihatannya santai dan mau mendengarkan. Mudah-mudahan apa yang disampaikan selama kampanye bisa benar-benar diwujudkan.”
— [Warga VGH 3 yang enggan disebut namanya], warga Kedungjaya

Sementara seorang warga lainnya mengatakan:

“Sekarang masyarakat punya pilihan masing-masing. Yang penting kita lihat calon dari program dan bagaimana dia dekat dengan masyarakat.”
— [Rudi], warga Kedungjaya

Dukungan untuk JORRO Nomor 2

Di sisi lain, pendukung pasangan Johari–Rohiman (JORRO) nomor urut 2 menyampaikan harapan agar masyarakat menggunakan hak pilihnya pada 20 September 2026.

“Kami mengajak keluarga, tetangga dan seluruh masyarakat Kedungjaya yang memang yakin dengan JORRO untuk datang ke TPS dan menggunakan hak pilihnya pada 20 September. Jangan sampai hak suara kita tidak digunakan.”
— [Fauzi], warga Kedungjaya

“Jangan sia-siakan kesempatan menentukan masa depan desa. Masa jabatan yang panjang membuat kita perlu mempertimbangkan pilihan dengan matang,” ujar seorang pendukung JORRO.

20 September 2026, warga menentukan pilihan

Pemungutan suara Pilkades Kedungjaya dijadwalkan menjadi momentum bagi masyarakat untuk menentukan pemimpin desa mereka.

Pendukung JORRO tentu memiliki harapan agar pasangan Johari–Rohiman nomor urut 2 mendapatkan dukungan masyarakat. Ajakan yang beredar dari simpatisan pasangan tersebut antara lain menyerukan agar warga menggunakan hak pilihnya pada 20 September 2026.

Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan masing-masing warga yang memiliki hak pilih.

Satu suara akan menjadi bagian dari perjalanan Kedungjaya untuk periode pemerintahan berikutnya.

Karena itu, sebelum mencoblos, masyarakat dapat mencermati rekam jejak, program, visi, serta kemampuan masing-masing calon secara langsung.

Johari dan Rohiman dengan nomor urut 2 kini menjadi salah satu pasangan yang menyita perhatian dalam Pilkades Kedungjaya.

Dan pertanyaan yang sejak awal muncul mungkin masih akan terus terdengar di tengah masyarakat:

“Oh, jadi ini orangnya yang selama ini ramai dibicarakan?”

Jawabannya bukan ditentukan oleh ramainya kampanye, melainkan oleh penilaian masyarakat Kedungjaya sendiri.

LiputanHk.com- (DN)


Bagikan:
  • Penulis: Danu

Rekomendasi Untuk Anda

  • Operasional Bandara Halim Perdanakusuma Ditutup hingga Senin Pagi akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau

    Operasional Bandara Halim Perdanakusuma Ditutup hingga Senin Pagi akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:JAKARTA — Operasional Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, kembali ditutup sementara hingga Senin (7/9/2026) pukul 08.59 WIB. Penutupan dilakukan sebagai langkah keselamatan penerbangan menyusul temuan sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau. General Manager Operasional Bandara Halim Perdanakusuma, Kolonel Pnb Ali Sudibyo, membenarkan adanya perpanjangan penutupan operasional tersebut. “Masih closed (operasional bandara masih ditutup) sampai […]


    Bagikan:
  • Kronologi Penjagaan Ketat Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Emas Rp60 Miliar di Bandara Soekarno-Hatta

    Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Emas Rp60 Miliar

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:Pembuntutan Rahasia di Pintu Keberangkatan Terminal 3 Suasana Terminal 3 Internasional Bandara Soekarno-Hatta pada Kamis malam (13/8) mendadak dipenuhi ketegangan terselubung. Jarum jam saat itu menunjukkan pukul 23.20 WIB—hanya berselang 30 menit sebelum pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA-860 lepas landas menuju Hong Kong. Di sekitar boarding gate 10, puluhan penumpang antre beriringan bersiap […]


    Bagikan:
  • Warga Kedung Jaya Bergerak, GEMPA Desak BUMDes Buka Transparansi Anggaran

    Warga Kedung Jaya Bergerak, GEMPA Desak BUMDes Buka Transparansi Anggaran

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:BEKASI — Gelombang aspirasi warga Desa Kedung Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, terhadap pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) mulai menemukan bentuk yang lebih terorganisasi. Sejumlah warga yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Peduli Desa (GEMPA) Desa Kedung Jaya secara resmi menyampaikan surat aspirasi kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Kedung Jaya, Rabu (19/8/2026). Surat tersebut […]


    Bagikan:
  • Kandang BUMDes Kedung Jaya Sepi, Anggaran Rp407 Juta Jadi Sorotan Warga

    Kandang BUMDes Kedung Jaya Sepi, Anggaran Rp407 Juta Jadi Sorotan Warga

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:BABELAN, BEKASI — Kandang ternak Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kedung Jaya yang belum lama dibangun justru menyisakan banyak pertanyaan. Anggaran yang disebut mencapai kurang lebih Rp407 juta berbanding terbalik dengan kondisi di lapangan: kandang terlihat kosong, tidak tampak kambing, pintu terkunci, dan tidak terlihat petugas yang menjaga. Sorotan publik kini mengarah kepada Direktur Utama […]


    Bagikan:
  • PERANGKAT DESA MAJU PILKADES: KAPAN WAJIB CUTI DAN MUNDUR?

    PERANGKAT DESA MAJU PILKADES: KAPAN WAJIB CUTI DAN MUNDUR?

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:Oleh: Danu Ubaidillah Pemerhati Kebijakan Publik / Jurnalis Indonesia LiputanHk.com,BEKASI – Menjelang Pilkades Serentak Kabupaten Bekasi 2026, masyarakat perlu memahami posisi perangkat desa yang ikut dalam kontestasi pemilihan Kepala Desa. Hal ini penting agar tidak terjadi salah persepsi antara perangkat desa yang mencalonkan diri, dengan perangkat desa yang sekadar memiliki pilihan atau memberikan dukungan kepada […]


    Bagikan:
  • Erupsi Gunung Anak Krakatau, Harga Masker di E-Commerce Naik hingga 10 Kali Lipat

    Erupsi Gunung Anak Krakatau, Harga Masker di E-Commerce Naik hingga 10 Kali Lipat

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:JAKARTA — Erupsi dan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau membuat masker kembali banyak diburu masyarakat. Masker menjadi salah satu perlengkapan yang dicari warga untuk melindungi diri dari paparan abu vulkanik. Namun, di tengah meningkatnya kebutuhan tersebut, sejumlah warga mengeluhkan adanya pedagang yang diduga menaikkan harga masker secara drastis. Bahkan, kenaikan harga disebut mencapai hingga […]


    Bagikan:
expand_less