Breaking News
light_mode
Populer

Ketum PWI Pusat Akhmad Munir Lantik Pengurus PWI Surakarta Masa Bakti 2026–2031

  • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bagikan:

SURAKARTA — Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir, resmi melantik jajaran pengurus PWI Surakarta masa bakti 2026–2031. Pelantikan berlangsung di The Sunan Hotel Solo, Sabtu (12/9/2026) malam.

Dalam kepengurusan baru tersebut, Sri Hartanto dipercaya memimpin PWI Surakarta. Wilayah kerja PWI Surakarta mencakup Solo Raya, yakni Kota Surakarta, Kabupaten Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Klaten, dan Boyolali.

Pelantikan turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Tengah serta Forkopimda se-Solo Raya.

Dalam arahannya, Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir mengingatkan kembali posisi strategis PWI Surakarta dalam sejarah pers nasional.

PWI lahir di Kota Solo pada 9 Februari 1946 melalui pertemuan para wartawan pejuang yang bersatu mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Tanggal tersebut kemudian ditetapkan sebagai Hari Pers Nasional.

Menurut Munir, sejarah panjang tersebut menjadi tanggung jawab bagi PWI Surakarta untuk terus berperan menghadapi perkembangan dunia pers. Tantangan pers saat ini, kata dia, berbeda dengan masa lalu karena derasnya arus informasi digital.

“Jika pada masa lalu wartawan menghadapi tantangan untuk menyampaikan kisah perjuangan bangsa, kini tantangannya berkembang seiring derasnya arus informasi digital,” ujar Munir.

Ia menambahkan, pers dituntut membantu masyarakat agar semakin cerdas dalam menerima informasi. Wartawan juga memiliki peran penting dalam membantu masyarakat memilah informasi yang benar di tengah maraknya berita palsu, disinformasi, dan teknologi deepfake.

“Dan juga mampu memilah informasi yang benar di tengah maraknya berita palsu, disinformasi, dan teknologi deepfake,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PWI Surakarta Sri Hartanto mengatakan pelantikan tersebut bukan sekadar pergantian kepengurusan. Menurutnya, momentum tersebut menjadi langkah penting untuk memperkuat marwah dan kehormatan profesi wartawan di tengah disrupsi media dan perubahan pola konsumsi informasi masyarakat.

Sri Hartanto menilai informasi saat ini dapat menyebar dalam hitungan detik melalui berbagai platform. Namun, tidak seluruh informasi yang beredar memiliki jaminan kebenaran.

Karena itu, ia menegaskan bahwa kecepatan dalam menyampaikan berita tidak boleh mengorbankan akurasi.

Popularitas, lanjutnya, juga tidak boleh menggeser kebenaran. Begitu pula kepentingan sesaat tidak boleh mengalahkan integritas profesi jurnalistik.

Wali Kota Surakarta Respati Ardi menyambut baik komitmen pengurus baru PWI Surakarta tersebut. Ia mendorong wartawan terus menghadirkan informasi yang berkualitas, kredibel, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

“Kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurut Respati, pers memiliki peran strategis dalam membangun ruang publik yang sehat, mencerdaskan masyarakat, serta mengawal transparansi pemerintahan.

Pers juga dinilai memiliki peran penting sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.


Bagikan:
  • Penulis: Danu

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Kedung Jaya Bergerak, GEMPA Desak BUMDes Buka Transparansi Anggaran

    Warga Kedung Jaya Bergerak, GEMPA Desak BUMDes Buka Transparansi Anggaran

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:BEKASI — Gelombang aspirasi warga Desa Kedung Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, terhadap pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) mulai menemukan bentuk yang lebih terorganisasi. Sejumlah warga yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Peduli Desa (GEMPA) Desa Kedung Jaya secara resmi menyampaikan surat aspirasi kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Kedung Jaya, Rabu (19/8/2026). Surat tersebut […]


    Bagikan:
  • Kinerja Gemilang Bea Cukai 2026: Penerimaan Tembus Rp210,2 Triliun

    Kinerja Gemilang Bea Cukai 2026: Penerimaan Tembus Rp210,2 Triliun

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:JAKARTA — Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) kembali mencatatkan tren positif dalam mengawal perekonomian nasional hingga akhir Agustus 2026. Berdasarkan laporan resmi Kementerian Keuangan, total penerimaan negara dari sektor kepabeanan dan cukai berhasil mencapai Rp210,2 triliun. Angka fantastis ini menunjukkan adanya peningkatan pertumbuhan sebesar 7,8 persen apabila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya […]


    Bagikan:
  • Paripurna Penetapan Bupati Definitif Segera Digelar, DPRD Kabupaten Bekasi Tunggu Kemendagri

    Paripurna Penetapan Bupati Definitif Segera Digelar, DPRD Kabupaten Bekasi Tunggu Kemendagri

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:KABUPATEN BEKASI, LIPUTANHK.COM – DPRD Kabupaten Bekasi masih menunggu informasi resmi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait status definitif Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja. Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Ade Sukron Anas, mengatakan informasi dari Kemendagri nantinya akan diteruskan melalui Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebelum disampaikan kepada DPRD Kabupaten Bekasi. “DPRD Kabupaten Bekasi masih menunggu […]


    Bagikan:
  • Ali Wardana SH Soroti BUMDes Kedung Jaya, PMPH Siap Turun Tangan

    Ali Wardana SH Soroti BUMDes Kedung Jaya, PMPH Siap Turun Tangan

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:BEKASI — Ketua Umum Perkumpulan Mahasiswa Peduli Hukum (PMPH), Ali Wardana, SH., CPM, menyoroti pengelolaan BUMDes Desa Kedung Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. Sorotan tersebut berkaitan dengan kondisi kandang ternak yang terlihat sepi serta penggunaan anggaran yang disebut mencapai sekitar Rp407 juta. Ali menilai, besarnya anggaran harus diikuti dengan pengelolaan yang transparan, profesional, dan dapat […]


    Bagikan:
  • Rp407 Juta Bukan Angka Kecil, BUMDes Kedung Jaya Harus Buka Buku

    Rp407 Juta Bukan Angka Kecil, BUMDes Kedung Jaya Harus Buka Buku

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:OPINI | Danu Ubaidillah Pemerhati Kebijakan Publik dan Warga Desa Kedung Jaya Ada yang terasa janggal ketika sebuah unit usaha desa baru berjalan seumur jagung, tetapi kandangnya terlihat sepi. Tidak tampak kambing, pintu terkunci, dan tidak terlihat aktivitas pengelolaan di lokasi. Di tengah kondisi tersebut, muncul informasi mengenai anggaran sekitar Rp407 juta untuk BUMDes Kedung […]


    Bagikan:
  • Mantan Pimpinan PPATK Buka Suara Soal Dugaan TPPU Eks Jampidsus

    Bukan Cuma Sita Aset: Mantan Pimpinan PPATK Buka Suara Soal Dugaan TPPU Eks Jampidsus

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:JAKARTA — Di balik pintu tebal rumah-rumah mewah dan deretan tempat usaha yang baru-baru ini digerebek petugas, tersimpan tumpukan bukti fisik yang menyilaukan mata: lembaran valuta asing, seberkas uang tunai, hingga deretan emas batangan murni seberat 74 kilogram. Seluruh temuan megah ini mendadak menjadi sorotan publik lantaran menyeret nama mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana […]


    Bagikan:
expand_less