Basarnas Cari 7 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liputan Gunung Anak Krakatau
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA — Badan SAR Nasional (Basarnas) bersama tim SAR gabungan masih mencari tujuh jurnalis yang hilang kontak saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Rombongan jurnalis tersebut berada di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten. Salah satu jurnalis yang masuk dalam daftar pencarian adalah pewarta foto LKBN ANTARA, M Bagus Khoirunnas.
Hingga Selasa malam, keberadaan rombongan belum ditemukan. Tim SAR akan kembali melanjutkan pencarian pada Rabu (9/9) pagi.
Deputi Operasi Basarnas Edy Prakoso menyampaikan keprihatinannya atas kejadian tersebut. Ia memastikan tim SAR gabungan terus mengoptimalkan pencarian di lokasi.
“Besok masih kita lanjutkan pencarian. Kami ikut prihatin,” kata Edy Prakoso saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa malam.
Menurut Edy, pencarian di sekitar Gunung Anak Krakatau memiliki tantangan tersendiri. Gunung tersebut masih aktif sehingga kondisi di lokasi dapat berubah sewaktu-waktu.
“Kendala mengingat pencarian di seputaran Gunung Anak Krakatau yang sewaktu-waktu bisa erupsi dan menyemburkan material, sehingga perlu kehati-hatian,” ujarnya.
Berdasarkan laporan Kantor SAR Banten, rombongan berangkat menggunakan kapal speedboat dari Dermaga Pagedongan, Carita, pada Senin (7/9) sekitar pukul 14.00 WIB.
Mereka berangkat untuk melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Namun, komunikasi dengan rombongan kemudian terputus.
Komunikasi terakhir tercatat pada pukul 15.04 WIB. Sebelumnya, pada pukul 14.42 WIB, salah seorang anggota rombongan sempat membagikan lokasi terkini kepada rekan jurnalis di Lampung.
Titik koordinat dugaan lokasi terakhir rombongan berada di 6°14’40.52″S 105°40’49.48″T.
Tim SAR Sisir Perairan Sekitar Krakatau
Kepala Kantor SAR Banten Zainal Arifin mengatakan tim SAR telah melakukan penyisiran hingga Pulau Krakatau dan Pulau Panjang.
Namun, hingga pukul 18.15 WIB, pencarian belum menemukan keberadaan rombongan jurnalis tersebut.
“Untuk rencana besok tetap nanti kita memperluas area pencarian karena hari ini kita mempelajari rute dari Carita sampai dengan Anak Gunung Krakatau. Seperti itu,” kata Zainal.
Untuk mendukung operasi pencarian, Kantor SAR Banten mengerahkan KN SAR Tatuka dan Rigid Inflatable Boat (RIB) Banten.
Armada tersebut dilengkapi peralatan SAR air, medis, dan komunikasi. Tim SAR juga bekerja sama dengan Polairud Polda Banten dalam operasi pencarian.
Area pencarian akan diperluas berdasarkan hasil evaluasi rute perjalanan rombongan. Rute tersebut dimulai dari Carita menuju kawasan Gunung Anak Krakatau.
Tujuh Jurnalis Masuk Daftar Pencarian
Data sementara Basarnas mencatat sedikitnya tujuh orang masuk dalam daftar pencarian (DP).
Mereka antara lain M Bagus Khoirunnas dari LKBN ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu, serta Donal yang merupakan pewarta lepas (freelance).
Sementara itu, dua orang lainnya masih dalam proses pendataan.
Basarnas bersama tim SAR gabungan akan kembali melakukan pencarian pada Rabu (9/9) pagi.
Penyisiran dilakukan dengan memperluas wilayah pencarian di sekitar perairan Selat Sunda.
Operasi pencarian tetap dilakukan dengan memperhatikan keselamatan tim. Hal tersebut menjadi perhatian karena pencarian berlangsung di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau yang masih aktif.
- Penulis: Danu

