Breaking News
light_mode
Populer

BUMDes Kedung Jaya: Protes Warga Jangan Sampai Adem Karena Tak Ada yang Bergerak

  • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bagikan:

OPINI | Danu Ubaidillah
Pemerhati Kebijakan Publik / Jurnalis Indonesia (Warga Desa KedungJaya)

Persoalan BUMDes Kedung Jaya kembali menjadi perhatian warga. Protes dan pertanyaan masyarakat sempat ramai disampaikan. Namun, setelah itu, persoalan tersebut kembali mereda.

Padahal, keresahan warga belum sepenuhnya mendapatkan jawaban yang jelas.

Jika benar terdapat anggaran sekitar Rp407 juta dalam pengelolaan BUMDes Kedung Jaya, tentu angka tersebut perlu mendapatkan perhatian. Bukan untuk menuduh adanya penyimpangan, tetapi untuk memastikan seluruh pengelolaan berjalan transparan dan sesuai aturan.

Pertanyaannya sederhana:

Siapa yang harus bergerak melakukan pengawasan?

BUMDes merupakan badan usaha milik desa. Karena itu, pengawasan tidak semestinya hanya menjadi tanggung jawab masyarakat.

Pemerintah Desa memiliki peran dalam pembinaan dan pengawasan. Sementara itu, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) memiliki fungsi pengawasan terhadap kinerja Pemerintah Desa.

Pengelola BUMDes juga perlu memberikan penjelasan mengenai perkembangan usaha, aset, pemasukan, pengeluaran, serta hasil usaha.

Dengan keterbukaan tersebut, masyarakat dapat mengetahui bagaimana BUMDes Kedung Jaya dikelola.

Setiap dugaan persoalan dalam pengelolaan BUMDes harus diperiksa berdasarkan data, dokumen, dan bukti.

Jangan sampai sebuah tuduhan hanya berdasarkan informasi yang beredar di masyarakat atau media sosial.

Jika warga memiliki bukti atau data mengenai dugaan masalah dalam pengelolaan BUMDes Kedung Jaya, laporan dapat disampaikan melalui jalur resmi kepada pihak yang berwenang.

Artinya, persoalan tidak cukup hanya dibicarakan di warung, media sosial, atau grup WhatsApp.

Jika memang ada masalah, laporkan dan minta agar dilakukan pemeriksaan.

Pemerintah Desa dan BPD seharusnya dapat memberikan ruang bagi masyarakat untuk mendapatkan penjelasan.

Jika ada pertanyaan mengenai penggunaan anggaran, aset, ternak, pemasukan, pengeluaran, atau hasil usaha BUMDes, maka data tersebut perlu diperiksa dan dijelaskan sesuai ketentuan yang berlaku.

Apabila diperlukan pembinaan lebih lanjut, persoalan tersebut dapat disampaikan kepada DPMD Kabupaten Bekasi sesuai kewenangannya.

Jika dari hasil pemeriksaan ditemukan indikasi pelanggaran hukum atau kerugian keuangan desa berdasarkan bukti yang memadai, persoalan tersebut dapat diteruskan kepada lembaga yang berwenang.

Persoalan BUMDes Kedung Jaya jangan sampai hanya menjadi protes sesaat.

Hari ini warga bertanya.

Besok ramai dibicarakan.

Beberapa hari kemudian semuanya kembali adem.

Namun, pertanyaan mengenai anggaran, aset, usaha, pemasukan, pengeluaran, dan hasil BUMDes masih belum terjawab.

Kritik tanpa tindak lanjut akan menjadi kebisingan. Pengawasan tanpa laporan akan kehilangan arah.

Karena itu, persoalan ini perlu dibawa ke ruang yang lebih serius.

Buka data. Evaluasi pengelolaan. Periksa aset. Minta laporan keuangan. Dan pastikan siapa yang bertanggung jawab.

Saya tidak sedang menuduh telah terjadi penyimpangan. Saya juga tidak bermaksud menjatuhkan pihak tertentu.

Saya hanya mempertanyakan satu hal:

Jika pengelolaan BUMDes Kedung Jaya memang sudah benar dan sesuai aturan, mengapa tidak dibuka secara transparan kepada masyarakat?

BUMDes merupakan bagian dari upaya meningkatkan perekonomian desa. Karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.

Masyarakat tidak hanya membutuhkan jawaban berupa pernyataan. Masyarakat juga membutuhkan data dan pertanggungjawaban.

Pada akhirnya, persoalan ini bukan tentang siapa yang harus disalahkan.

Yang lebih penting adalah memastikan bahwa BUMDes Kedung Jaya dikelola secara transparan, aset desa terjaga, usaha berjalan, dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

Rp407 juta bukan angka kecil. Jangan sampai kekecewaan warga juga dianggap kecil.

Danu Ubaidillah
Pemerhati Kebijakan Publik / Jurnalis Indonesia


Bagikan:
  • Penulis: LiputanHK admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Ada Apa? Habib Wan Sehan Datangi Kediaman Johari, Tulis Angka 2 Berulang hingga Keliling Kedung Jaya”

    “Ada Apa? Habib Wan Sehan Datangi Kediaman Johari, Tulis Angka 2 Berulang hingga Keliling Kedung Jaya”

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:KABUPATEN BEKASI — Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kedung Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, suasana politik desa kembali menjadi perhatian. Kali ini, kedatangan sosok yang dikenal masyarakat sebagai Habib Wan Sehan ke kediaman Calon Kepala Desa Kedung Jaya nomor urut 2, Johari, pada Jumat (18/9/2026), menjadi perhatian warga. Kunjungan tersebut berlangsung dua hari sebelum hari […]


    Bagikan:
  • Basarnas Cari 7 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liputan Gunung Anak Krakatau

    Basarnas Cari 7 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liputan Gunung Anak Krakatau

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:JAKARTA — Badan SAR Nasional (Basarnas) bersama tim SAR gabungan masih mencari tujuh jurnalis yang hilang kontak saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau. Rombongan jurnalis tersebut berada di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten. Salah satu jurnalis yang masuk dalam daftar pencarian adalah pewarta foto LKBN ANTARA, M Bagus Khoirunnas. Hingga Selasa malam, keberadaan rombongan […]


    Bagikan:
  • Sindikat Narkotika Lintas Negara Dibongkar 3 Pabrik Gelap di Jakarta dan Sidoarjo Digeruduk

    Sindikat Narkotika Lintas Negara Dibongkar: 3 Pabrik Gelap di Jakarta dan Sidoarjo Digeruduk

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:TANGERANG — Aparat gabungan dari Polresta Bandara Soekarno-Hatta bersama Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe C Soekarno-Hatta sukses membongkar jaringan narkotika internasional yang mengoperasikan industri gelap pembuat obat terlarang. Operasi berskala besar ini berhasil mengidentifikasi dan merobohkan tiga lokasi clandestine laboratory atau pabrik narkotika rumahan lintas daerah, yakni di Jakarta dan Sidoarjo, Jawa Timur. […]


    Bagikan:
  • Babeh HK Damin Sada Dorong DPRD Segera Paripurnakan Pengangkatan Asep Surya Atmaja sebagai Bupati Definitif

    Babeh HK Damin Sada Dorong DPRD Segera Paripurnakan Pengangkatan Asep Surya Atmaja sebagai Bupati Definitif

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:BEKASI, LIPUTANHK.COM – Ketua Umum Jawara Jaga Kampung (Jajaka) sekaligus tokoh masyarakat Bekasi, Babeh HK Damin Sada, mendorong DPRD Kabupaten Bekasi segera mengambil langkah sesuai mekanisme yang berlaku menyusul proses hukum yang menjerat Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang. Dorongan tersebut disampaikan Babeh HK Damin Sada melalui sebuah video yang beredar pada Rabu (30/9/2026). Dalam […]


    Bagikan:
  • Kabid Humas Polda Jabar Kunjungi PWI Jabar, Dukung Konferprov 2026

    Kabid Humas Polda Jabar Kunjungi PWI Jabar, Dukung Konferprov 2026

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:LiputanHk.com||BANDUNG – Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., melakukan kunjungan kerja ke kantor PWI Provinsi Jawa Barat, Senin (10/8/2026). Kunjungan Kabid Humas Polda Jabar tersebut disambut Plt. Ketua PWI Provinsi Jawa Barat, Ahmad Syukri, bersama jajaran pengurus dan Panitia Konferensi Provinsi (Konferprov) PWI Jawa Barat 2026. […]


    Bagikan:
  • Bea Cukai Batam Gagalkan Penyelundupan 11,3 Kg Bubuk Emas Senilai Rp29,2 Miliar ke Singapura

    Bea Cukai Batam Gagalkan Penyelundupan 11,3 Kg Bubuk Emas Senilai Rp29,2 Miliar ke Singapura

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:BATAM – Petugas Bea Cukai Batam berhasil menggagalkan upaya penyelundupan belasan kilogram emas murni berbentuk bubuk padat bernilai puluhan miliar rupiah. Emas tersebut hendak diselundupkan secara ilegal keluar dari Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam menuju Singapura melalui jalur laut. Dalam penindakan yang dilakukan di dua pelabuhan internasional berbeda, petugas berhasil menyita sebanyak 43 […]


    Bagikan:
expand_less