Operasional Bandara Halim Perdanakusuma Ditutup hingga Senin Pagi akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau
- calendar_month 4 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA — Operasional Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, kembali ditutup sementara hingga Senin (7/9/2026) pukul 08.59 WIB. Penutupan dilakukan sebagai langkah keselamatan penerbangan menyusul temuan sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau.
General Manager Operasional Bandara Halim Perdanakusuma, Kolonel Pnb Ali Sudibyo, membenarkan adanya perpanjangan penutupan operasional tersebut.
“Masih closed (operasional bandara masih ditutup) sampai dengan pukul 08.59 WIB,” ujar Ali saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Senin.
Melalui akun Instagram resminya, Bandara Halim Perdanakusuma menyampaikan bahwa operasional penerbangan sipil masih dihentikan sementara karena adanya temuan sebaran abu vulkanik Anak Gunung Krakatau.
Penutupan tersebut dilakukan dengan mengutamakan aspek keselamatan penerbangan.
“Mengingat adanya temuan sebaran abu vulkanik Anak Gunung Krakatau, operasional Bandara Halim Perdanakusuma ditutup sementara, demi mengutamakan keselamatan penerbangan,” demikian keterangan yang disampaikan melalui akun Instagram resmi Bandara Halim Perdanakusuma.
Kondisi tersebut berdampak terhadap calon penumpang yang memiliki jadwal penerbangan dari Bandara Halim Perdanakusuma.
Pihak bandara mengimbau penumpang yang terdampak untuk segera menghubungi maskapai masing-masing guna memperoleh informasi terbaru mengenai status penerbangan.
Penumpang juga dapat memperoleh informasi terkait proses reschedule penerbangan maupun pengajuan refund.
“Bagi penumpang yang terdampak, mohon segera menghubungi pihak maskapai masing-masing untuk mendapatkan pembaruan status penerbangan, informasi proses reschedule, maupun pengajuan refund,” tulis pihak Bandara Halim Perdanakusuma.
Sebelumnya, penutupan operasional penerbangan sipil di Bandara Halim Perdanakusuma dilakukan secara bertahap.
Operasional penerbangan sempat dihentikan sejak pukul 07.20 WIB hingga pukul 10.00 WIB. Setelah itu, waktu penutupan kembali diperpanjang hingga pukul 14.00 WIB.
Penutupan kemudian diperpanjang kembali hingga pukul 18.00 WIB dan selanjutnya sampai pukul 23.00 WIB.
Dengan kondisi tersebut, operasional penerbangan sipil di Bandara Halim Perdanakusuma akhirnya ditutup sepanjang Minggu (6/9/2026).
Pada Senin pagi, penutupan kembali diperpanjang hingga pukul 08.59 WIB.
Pelayanan Terminal Tetap Berjalan
Meski operasional penerbangan sipil dihentikan sementara, pihak Bandara Halim Perdanakusuma memastikan pelayanan di area terminal tetap berjalan.
Aspek keamanan dan ketertiban di lingkungan terminal juga tetap dijaga selama proses penanganan sebaran abu vulkanik berlangsung.
Ali Sudibyo mengimbau seluruh pengguna jasa penerbangan untuk terus memantau informasi resmi mengenai perkembangan operasional Bandara Halim Perdanakusuma.
Ia berharap kondisi segera membaik sehingga aktivitas penerbangan dapat kembali berjalan normal.
“Semoga kondisi segera membaik sehingga operasional Bandara Halim Perdanakusuma dapat kembali berjalan normal dan masyarakat dapat melakukan aktivitas penerbangan seperti biasa,” tutur Ali.
Penumpang yang memiliki jadwal penerbangan dari Bandara Halim Perdanakusuma disarankan tidak hanya mengandalkan informasi dari media sosial, tetapi juga melakukan konfirmasi langsung kepada maskapai terkait status penerbangan, jadwal ulang, maupun kebijakan refund.
- Penulis: Danu
