Breaking News
light_mode
Populer

PDRM Tak Minta Ekstradisi Pilot Malaysia Airlines Pembawa 26 Kg Ekstasi, Pasrah Hukum Mati di Indonesia

  • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bagikan:

JAKARTA — Polisi Diraja Malaysia (PDRM) menegaskan tidak akan mengajukan permohonan ekstradisi terhadap kopilot Malaysia Airlines, Mohd Saufi bin Othman (39), yang ditangkap di Bandara Internasional Soekarno-Hatta usai kedapatan membawa 26 kilogram ekstasi. PDRM menyerahkan sepenuhnya proses hukum tersangka kepada pihak berwenang Indonesia.

Direktur Departemen Investigasi Kriminal Narkotika (JSJN) Bukit Aman, Datuk Hussein Omar Khan, menyatakan bahwa pihak Kepolisian Republik Indonesia (Polri) akan terus berbagi perkembangan penanganan kasus tersebut.

“Tidak ada permohonan ekstradisi. Kita bisa mencari tahu dan Polri akan berbagi perkembangan kasus tersebut, tetapi dia (Mohd Saufi) harus melalui proses hukum di negara tersebut,” ujar Datuk Hussein.

Akibat ulahnya membawa narkotika golongan I sebanyak 70.000 butir ekstasi (setara 26 kg) serta sabu, Mohd Saufi kini terancam hukuman maksimal berupa hukuman mati berdasarkan hukum pidana narkotika di Indonesia.

Kirim Tim Intelijen untuk Lacak Sindikat hingga KLIA

Meski menyerahkan penanganan tersangka di Indonesia, PDRM akan memberangkatkan tim investigasi dan intelijen JSJN ke Jakarta pada 11 hingga 15 Agustus. Tim ini bertugas mengumpulkan data lanjutan untuk membongkar jaringan sindikat internasional yang menaungi sang pilot.

Penyelidikan internal Malaysia berfokus pada melacak rantai pasokan narkoba, modus operandi, serta dugaan keterlibatan pihak luar maupun internal bandara. Berdasarkan investigasi awal PDRM, tersangka diduga memperoleh barang haram tersebut dari sebuah apartemen di kawasan Ampang, Malaysia.

Selain itu, PDRM tengah memeriksa indikasi keterlibatan oknum petugas pemeriksaan keselamatan di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA). Petugas tersebut diduga membantu meloloskan koper berisi puluhan kilogram narkoba tersebut saat jalur pemeriksaan keluar.

“Investigasi ini sangat penting untuk mengidentifikasi seluruh rantai distribusi, termasuk kemungkinan keterlibatan pihak lain,” tegas Datuk Hussein.

Terbangkan Pesawat dalam Pengaruh Narkoba dan Bawa Urine Cadangan

Pengungkapan kasus ini bermula saat petugas Bea Cukai dan Polisi melakukan pemeriksaan X-ray terhadap koper tersangka di Terminal 3 Kedatangan Internasional Bandara Soekarno-Hatta. Meski sempat berupaya melewati jalur khusus awak pesawat (fast track), gerak-gerik tersangka yang mencurigakan mendorong petugas untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh.

Dari hasil pemeriksaan tambahan dan pengembangan penyidikan Polri, terungkap sejumlah fakta mengejutkan:

  • Imbalan Puluhan Ribu Ringgit: Mohd Saufi mengaku tergiur menjadi kurir setelah dijanjikan upah sebesar RM 50.000 (sekitar Rp180–Rp220 juta) untuk menyelundupkan barang tersebut ke Jakarta. Ini diduga bukan kali pertama tersangka melakukan aksi serupa.

  • Positif Tiga Jenis Narkoba: Hasil tes urine menunjukkan bahwa sang kopilot positif mengonsumsi sabu, ekstasi, dan kokain. Ia bahkan diketahui menerbangkan pesawat rute Kuala Lumpur–Jakarta yang membawa ratusan penumpang dalam kondisi terpengaruh zat adiktif tersebut.

  • Membawa Urine Cadangan: Untuk mengelabui pengujian sewaktu-waktu, petugas menemukan botol berisi cairan urine “bersih” di dalam tasnya yang disiapkan tersangka jika ada tes urine mendadak dari otoritas penerbangan.

Saat ini, tersangka Mohd Saufi beserta seluruh barang bukti ditahan oleh Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.


Bagikan:
  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LPKSM Patroli DPD Kota Bekasi Kawal Persidangan, Pemeriksaan Korban dan Saksi Rampung

    LPKSM Patroli DPD Kota Bekasi Kawal Persidangan, Pemeriksaan Korban dan Saksi Rampung

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:BEKASI — Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM) Patroli DPD Kota Bekasi yang diketuai Ryan Taqwa Dhika alias Buluk hadir mengawal jalannya persidangan perkara terdakwa Dais alias Cadok bin Asdi (Alm) di Pengadilan Negeri Cikarang, Kabupaten Bekasi. Persidangan yang sebelumnya sempat mengalami penundaan sesuai jadwal pada surat panggilan saksi, akhirnya dilaksanakan pada Selasa, 8 September […]


    Bagikan:
  • DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan Paling Lambat 15 Desember 2026

    DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan Paling Lambat 15 Desember 2026

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:JAKARTA — Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menargetkan penyelesaian Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset paling lambat pada 15 Desember 2026. Target tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna Ke-3 DPR RI Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027, Kamis (27/8/2026). Dalam rapat tersebut, Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman melaporkan perkembangan pembahasan RUU Perampasan Aset. Usai rapat paripurna, […]


    Bagikan:
  • Tak Terduga! Ribuan Massa Membeludak di Kampanye Jorro Nomor 2, Stadion Kedung Jaya Dipenuhi Lautan Putih-Biru

    Tak Terduga! Ribuan Massa Membeludak di Kampanye Jorro Nomor 2, Stadion Kedung Jaya Dipenuhi Lautan Putih-Biru

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:BEKASI — Pemandangan tak biasa terlihat dalam kampanye pasangan calon Kepala Desa Kedung Jaya, Jorro (Johari–Rohiman), nomor urut 2, Selasa (15/9/2026). Ribuan massa memadati Stadion Kedung Jaya, Villa Gading Harapan 3, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. Membeludaknya massa membuat kawasan sekitar lokasi kampanye dipenuhi simpatisan yang mayoritas mengenakan atribut berwarna putih dan biru. Dari kejauhan, lautan […]


    Bagikan:
  • Kronologi Penjagaan Ketat Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Emas Rp60 Miliar di Bandara Soekarno-Hatta

    Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Emas Rp60 Miliar

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:Pembuntutan Rahasia di Pintu Keberangkatan Terminal 3 Suasana Terminal 3 Internasional Bandara Soekarno-Hatta pada Kamis malam (13/8) mendadak dipenuhi ketegangan terselubung. Jarum jam saat itu menunjukkan pukul 23.20 WIB—hanya berselang 30 menit sebelum pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA-860 lepas landas menuju Hong Kong. Di sekitar boarding gate 10, puluhan penumpang antre beriringan bersiap […]


    Bagikan:
  • Coba Kelabuhi Petugas Pakai Modus Misdeklarasi, Penyelundupan 5 Harley-Davidson Bekas dan 20 Rangka Asal China Digagalkan Bea Cukai

    Coba Kelabuhi Petugas Pakai Modus Misdeklarasi, Penyelundupan 5 Harley-Davidson Bekas dan 20 Rangka Asal China Digagalkan Bea Cukai

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:JAKARTA — Benteng pengawasan di pintu masuk utama jalur perdagangan internasional Indonesia kembali membuahkan hasil. Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok berhasil menggagalkan upaya penyelundupan berskala besar berupa armada sepeda motor mewah asal China. Barang bukti yang diamankan meliputi lima unit sepeda motor gede (moge) merek Harley-Davidson bekas dalam kondisi […]


    Bagikan:
  • “Ada Apa? Habib Wan Sehan Datangi Kediaman Johari, Tulis Angka 2 Berulang hingga Keliling Kedung Jaya”

    “Ada Apa? Habib Wan Sehan Datangi Kediaman Johari, Tulis Angka 2 Berulang hingga Keliling Kedung Jaya”

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:KABUPATEN BEKASI — Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kedung Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, suasana politik desa kembali menjadi perhatian. Kali ini, kedatangan sosok yang dikenal masyarakat sebagai Habib Wan Sehan ke kediaman Calon Kepala Desa Kedung Jaya nomor urut 2, Johari, pada Jumat (18/9/2026), menjadi perhatian warga. Kunjungan tersebut berlangsung dua hari sebelum hari […]


    Bagikan:
expand_less