Breaking News
light_mode
Populer

PDRM Tak Minta Ekstradisi Pilot Malaysia Airlines Pembawa 26 Kg Ekstasi, Pasrah Hukum Mati di Indonesia

  • calendar_month 8 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bagikan:

JAKARTA — Polisi Diraja Malaysia (PDRM) menegaskan tidak akan mengajukan permohonan ekstradisi terhadap kopilot Malaysia Airlines, Mohd Saufi bin Othman (39), yang ditangkap di Bandara Internasional Soekarno-Hatta usai kedapatan membawa 26 kilogram ekstasi. PDRM menyerahkan sepenuhnya proses hukum tersangka kepada pihak berwenang Indonesia.

Direktur Departemen Investigasi Kriminal Narkotika (JSJN) Bukit Aman, Datuk Hussein Omar Khan, menyatakan bahwa pihak Kepolisian Republik Indonesia (Polri) akan terus berbagi perkembangan penanganan kasus tersebut.

“Tidak ada permohonan ekstradisi. Kita bisa mencari tahu dan Polri akan berbagi perkembangan kasus tersebut, tetapi dia (Mohd Saufi) harus melalui proses hukum di negara tersebut,” ujar Datuk Hussein.

Akibat ulahnya membawa narkotika golongan I sebanyak 70.000 butir ekstasi (setara 26 kg) serta sabu, Mohd Saufi kini terancam hukuman maksimal berupa hukuman mati berdasarkan hukum pidana narkotika di Indonesia.

Kirim Tim Intelijen untuk Lacak Sindikat hingga KLIA

Meski menyerahkan penanganan tersangka di Indonesia, PDRM akan memberangkatkan tim investigasi dan intelijen JSJN ke Jakarta pada 11 hingga 15 Agustus. Tim ini bertugas mengumpulkan data lanjutan untuk membongkar jaringan sindikat internasional yang menaungi sang pilot.

Penyelidikan internal Malaysia berfokus pada melacak rantai pasokan narkoba, modus operandi, serta dugaan keterlibatan pihak luar maupun internal bandara. Berdasarkan investigasi awal PDRM, tersangka diduga memperoleh barang haram tersebut dari sebuah apartemen di kawasan Ampang, Malaysia.

Selain itu, PDRM tengah memeriksa indikasi keterlibatan oknum petugas pemeriksaan keselamatan di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA). Petugas tersebut diduga membantu meloloskan koper berisi puluhan kilogram narkoba tersebut saat jalur pemeriksaan keluar.

“Investigasi ini sangat penting untuk mengidentifikasi seluruh rantai distribusi, termasuk kemungkinan keterlibatan pihak lain,” tegas Datuk Hussein.

Terbangkan Pesawat dalam Pengaruh Narkoba dan Bawa Urine Cadangan

Pengungkapan kasus ini bermula saat petugas Bea Cukai dan Polisi melakukan pemeriksaan X-ray terhadap koper tersangka di Terminal 3 Kedatangan Internasional Bandara Soekarno-Hatta. Meski sempat berupaya melewati jalur khusus awak pesawat (fast track), gerak-gerik tersangka yang mencurigakan mendorong petugas untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh.

Dari hasil pemeriksaan tambahan dan pengembangan penyidikan Polri, terungkap sejumlah fakta mengejutkan:

  • Imbalan Puluhan Ribu Ringgit: Mohd Saufi mengaku tergiur menjadi kurir setelah dijanjikan upah sebesar RM 50.000 (sekitar Rp180–Rp220 juta) untuk menyelundupkan barang tersebut ke Jakarta. Ini diduga bukan kali pertama tersangka melakukan aksi serupa.

  • Positif Tiga Jenis Narkoba: Hasil tes urine menunjukkan bahwa sang kopilot positif mengonsumsi sabu, ekstasi, dan kokain. Ia bahkan diketahui menerbangkan pesawat rute Kuala Lumpur–Jakarta yang membawa ratusan penumpang dalam kondisi terpengaruh zat adiktif tersebut.

  • Membawa Urine Cadangan: Untuk mengelabui pengujian sewaktu-waktu, petugas menemukan botol berisi cairan urine “bersih” di dalam tasnya yang disiapkan tersangka jika ada tes urine mendadak dari otoritas penerbangan.

Saat ini, tersangka Mohd Saufi beserta seluruh barang bukti ditahan oleh Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.


Bagikan:
  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mantan Pimpinan PPATK Buka Suara Soal Dugaan TPPU Eks Jampidsus

    Bukan Cuma Sita Aset: Mantan Pimpinan PPATK Buka Suara Soal Dugaan TPPU Eks Jampidsus

    • calendar_month 9 jam yang lalu
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:JAKARTA — Di balik pintu tebal rumah-rumah mewah dan deretan tempat usaha yang baru-baru ini digerebek petugas, tersimpan tumpukan bukti fisik yang menyilaukan mata: lembaran valuta asing, seberkas uang tunai, hingga deretan emas batangan murni seberat 74 kilogram. Seluruh temuan megah ini mendadak menjadi sorotan publik lantaran menyeret nama mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana […]


    Bagikan:
  • Langkah Strategis Jenderal Maruli Simanjuntak Memperkuat Kostrad dan Kepemimpinan TNI AD

    Langkah Strategis Jenderal Maruli Simanjuntak Memperkuat Kostrad dan Kepemimpinan TNI AD

    • calendar_month 8 jam yang lalu
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:JAKARTA — Di balik dinding megah Aula Jenderal Besar A.H. Nasution, Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), derap langkah dan komando tegas menggema pada Senin (3/8/2026). Suasana khidmat menyelimuti upacara penting yang dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Hari itu, TNI AD kembali menegaskan komitmennya untuk terus bersolek—memperkuat diri agar […]


    Bagikan:
  • Badai Suara Sumbang di Tirta Bhagasasi: Ketika Bisikan Pimpinan Memaksa Pena Pegawai Tergores

    Badai Suara Sumbang di Tirta Bhagasasi: Ketika Bisikan Pimpinan Memaksa Pena Pegawai Tergores

    • calendar_month 8 jam yang lalu
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:BEKASI — Lorong-lorong kantor Perumda Tirta Bhagasasi Bekasi belakangan ini tak lagi dihiasi gemericik pembahasan pelayanan air bersih. Keheningan kerja di perusahaan daerah tersebut justru terusik oleh gesekan panas konflik internal. Polemik mosi tidak percaya yang ditujukan kepada sang Direktur Umum kini menggelinding liar, menyisakan keresahan mendalam di benak para pegawai kecil yang terjepit di […]


    Bagikan:
  • Nekat Membacok demi 30 Juta

    Nekat Membacok demi 30 Juta

    • calendar_month 7 jam yang lalu
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:BEKASI — Aksi kejahatan jalanan teramat sadis terjadi di kawasan Cibitung, Kabupaten Bekasi, pada Rabu (5/8). Seorang karyawan swasta menjadi korban perampokan bersenjata tajam usai mengambil uang tunai puluhan juta rupiah dari sebuah bank. Rekaman CCTV yang memperlihatkan detik-detik pembacokan brutal tersebut mendadak viral dan memicu keresahan warga di media sosial. Tiba-tiba Diserang dan Dibacok […]


    Bagikan:
  • Kadisdik Kabupaten Bekasi Tinjau Tiga Sekolah, Pastikan Mutu Pembelajaran dan Kompetensi Guru

    Kadisdik Kabupaten Bekasi Tinjau Tiga Sekolah, Pastikan Mutu Pembelajaran dan Kompetensi Guru

    • calendar_month 8 jam yang lalu
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:BEKASI – Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi terus memperkuat pengawasan dan pembinaan satuan pendidikan guna memastikan kualitas pembelajaran serta kompetensi tenaga pendidik terus meningkat. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi melakukan kunjungan kerja ke tiga satuan pendidikan, yakni SDN Cikedokan 01 Cikarang Barat, SMP Negeri 3 Setu, dan SMP Negeri 1 Setu, pada pekan ini. Kunjungan tersebut […]


    Bagikan:
  • Tergiur Imbalan Rp220 Juta, Pilot Malaysia Airlines Salagunakan ‘Jalur Khusus’ Awak Kabin Demi Selundupkan 25 Kg Ekstasi

    Tergiur Imbalan Rp220 Juta, Pilot Malaysia Airlines Salagunakan ‘Jalur Khusus’ Awak Kabin Demi Selundupkan 25 Kg Ekstasi

    • calendar_month 7 jam yang lalu
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:TANGERANG — Sebuah celah keamanan udara internasional yang memprihatinkan terbongkar di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Seorang penerbang aktif dari maskapai internasional terkemuka asal Malaysia, Mohd Saufi bin Othman (39), nekat menyalahgunakan profesi serta fasilitas istimewa yang melekat pada dirinya untuk menjadi perantara bisnis barang haram. Hanya demi imbalan uang tunai sebesar 50.000 ringgit atau sekitar Rp220,55 […]


    Bagikan:
expand_less