Satu Suara untuk Perubahan, Warga RW 017 Deklarasi Dukung H. Iyus Sudrajat di Pilkades Wanajaya
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BEKASI — Dukungan warga terhadap H. Iyus Sudrajat sebagai calon Kepala Desa Wanajaya, Kecamatan Cibitung, semakin menguat.
Hal itu terlihat dalam pertemuan warga RW 017. Dalam kegiatan tersebut, Ketua RW, para Ketua RT, tim pemenangan, serta masyarakat menyatakan dukungan kepada H. Iyus Sudrajat untuk Pilkades Wanajaya yang dijadwalkan berlangsung pada 12 September 2026.
Pertemuan berlangsung khidmat dan menjadi ajang konsolidasi sekaligus penyampaian visi dan misi untuk membangun Desa Wanajaya.
H. Iyus Sudrajat hadir bersama istri dan rombongan. Turut hadir Ketua Tim Pemenangan H. Iyus Reborn, Syahfan Nuryadi.
Ketua RW 017, Sularso, mengapresiasi kontribusi H. Iyus Sudrajat dan timnya terhadap masyarakat di wilayah tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak H. Iyus Sudrajat beserta istri dan rombongan, serta Bapak Syahfan beserta rombongannya. Beliau-beliau ini adalah orang-orang baik. Sampaikan salam saya kepada Bapak H. Sadat karena beliau juga sudah banyak membantu di wilayah, khususnya di RW 017,” ujar Sularso.
Menurut Sularso, RW 017 terdiri dari tujuh RT dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sekitar 950 orang.
Ia berharap warga menggunakan hak pilih dengan bijak.
“Berbeda pilihan itu boleh, tetapi harapan saya satu pilihan, yaitu H. Iyus Sudrajat,” tegasnya.
Sularso juga menyampaikan sejumlah bantuan yang telah diterima masyarakat. Di antaranya pemasangan meteran KWH di Posyandu dan kegiatan curat kali di Masjid At-Taqwa.
Ia berharap apabila H. Iyus Sudrajat kembali memimpin Desa Wanajaya, pengelolaan anggaran dilakukan secara transparan dan dapat diketahui masyarakat.
“Harapan kami setelah H. Iyus memimpin Wanajaya, pertama harus transparan. Anggarannya bisa diakses. Bisa disisipkan juga untuk anak-anak Karang Taruna,” harapnya.
Ia juga mengapresiasi bantuan tim relawan H. Iyus terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah RW 017.
“Memang belum tuntas 100 persen, masih tinggal sedikit lagi. InsyaAllah jika Bapak H. Iyus menang, pembangunannya akan selesai tuntas,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan di RW 017, Taman Sasra, mengingatkan masyarakat agar memastikan namanya sudah tercantum dalam DPT.
Ia meminta warga segera berkoordinasi dengan Ketua RT apabila belum terdaftar.
“Persiapan Pilkades, saya mengingatkan selaku Ketua Tim Pemenangan di RW 017 kepada Bapak Ibu warga RW 017: sudah masuk DPT belum? Cek DPT. Kalau belum masuk, lapor ke Pak RT. Untuk itu kepada Ketua RT, tolong sampaikan DPT kepada warganya,” ujar Taman.
Taman menyebut sekitar 950 warga RW 017 akan menggunakan hak pilih melalui dua TPS.
Ia juga mengingatkan warga mengenai mekanisme pemilihan yang disebutnya menggunakan DPT sebagai dasar pemilih.
“Jadi percuma saja bawa KTP. Kalau sudah masuk DPT, Alhamdulillah. 90 persen untuk kemenangan H. Iyus Sudrajat,” tegasnya.
Taman juga meminta masyarakat tidak salah dalam menentukan pilihan.
“Pilkades ini kesenangan sesaat, tetapi imbasnya jauh lebih banyak. Jadi kalau kita salah pilih pemimpin, jangan salahkan pemimpinnya, tetapi salahkan kita yang memilihnya,” katanya.
Taman kemudian mengajak masyarakat memberikan dukungan berdasarkan hati nurani.
“Malam hari ini bukti kita orang-orang terbaik di antara kita hadir di tengah-tengah kita. Maka pilihlah H. Iyus Sudrajat sebagai Kepala Desa Wanajaya kita. Jadi mohon kiranya Bapak Ibu dengan hati nuraninya,” ajaknya.
Ia mengatakan sejumlah pembangunan di wilayah RW 017 sebelumnya juga mendapat bantuan dari H. Iyus dan timnya.
“Bahwasanya pembangunan semuanya banyak dibantu dari beliau. Dari mulai pembangunan masjid, yang terakhir sudah ada pembangunan juga. Dan InsyaAllah kalau terus berlanjut, mudah-mudahan Desa Wanajaya akan transparansi anggarannya,” jelasnya.
Taman berharap pembangunan infrastruktur dapat terus dilanjutkan sehingga tidak ada lagi jalan rusak di wilayah tersebut.
“Alhamdulillah berkat perjuangan mereka, akhirnya walaupun kurang sedikit lagi, jalannya sudah kita rasakan bersama. Untuk itu kita buktikan pada saat pemilihan nanti, cobloslah Pak Iyus Sudrajat,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Taman Sasra juga memberikan penjelasan mengenai sejarah pembangunan Posyandu di wilayah RW 017.
Ia mengaku menjadi salah satu saksi dalam proses pembangunan Posyandu pada 2012.
“Saya sampaikan, tahun 2012 beliau adalah saksi kunci kita dapat Posyandu. Jadi apa yang disampaikan oleh warga bahwa Posyandu dibangun oleh pemerintahan sekarang, saya katakan salah besar,” ungkap Taman.
Menurutnya, pembangunan Posyandu tersebut berkaitan dengan program PNPM Mandiri.
“Waktu itu kita dapat PNPM Mandiri. Pertama kali Perumahan Pesona Gading mendapat Posyandu dan Pak Rojali ketuanya. Kemudian yang ACC Pak Iyus, lalu pembinanya Ibu RT. Jadi Posyandu itu dibangun bukan dari pemerintahan sekarang, melainkan waktu Lurah Pak Iyus Sudrajat,” jelasnya.
Ketua Tim Pemenangan H. Iyus Reborn, Syahfan Nuryadi, menyoroti pembangunan di tingkat RW yang selama ini banyak dilakukan secara swadaya masyarakat.
Menurutnya, warga masih harus mengeluarkan biaya sendiri untuk pembangunan jalan, gorong-gorong, hingga fasilitas lingkungan.
“Selama ini di wilayah RW kita pembangunannya sendiri-sendiri. Bangun jalan sendiri, bangun gorong-gorong sendiri, kebanyakan dari swadaya. Lalu bagaimana dengan ADD kita? Ini yang perlu kita ketahui. Di mana letak bantuannya?” ujar Syahfan.
Ia menilai RT dan RW merupakan ujung tombak pelayanan masyarakat. Karena itu, menurutnya, pemerintah desa harus hadir dalam berbagai persoalan warga.
“Pemimpin bukan hanya hadir saat ada duka atau kondangan saja,” katanya.
Syahfan mencontohkan program santunan bagi warga yang meninggal dunia.
“Kalau dikemas dengan baik, ketika ada warga meninggal, pihak desa bisa langsung memanggil dan memberikan santunan. Itu akan menjadi program yang lebih elegan dan menjadi program desa yang lebih baik lagi,” ungkapnya.
Sampaikan Visi dan Misi H. Iyus Sudrajat
Syahfan kemudian menyampaikan visi dan misi yang diusung H. Iyus Sudrajat dalam pencalonannya.
Visi:
“Desa Mandiri, Sejahtera, Berakhlak Mulia.”
Misi:
- Pemerataan Pembangunan yang Berkeadilan
Memastikan pembangunan merata di seluruh wilayah dan tidak hanya terpusat di satu titik. - Meningkatkan Perekonomian Masyarakat melalui Koperasi
Menguatkan ekonomi warga melalui koperasi sebagai penggerak usaha bersama. - Pemberdayaan Masyarakat
Memberikan pelatihan, pendampingan, dan ruang bagi masyarakat untuk berkembang secara mandiri. - Menciptakan Lingkungan yang Bersih, Tertata, Aman, dan Nyaman
Menata desa agar bersih, tertib, aman, serta nyaman bagi seluruh masyarakat.
Syahfan berharap visi dan misi tersebut dapat diwujudkan apabila H. Iyus Sudrajat mendapat amanah dari masyarakat.
Calon Kepala Desa Wanajaya, H. Iyus Sudrajat, menyampaikan komitmennya untuk kembali membangun Desa Wanajaya apabila mendapat kepercayaan masyarakat.
“Saya pribadi memohon doa dan dukungan dari seluruh warga RW 017. Mudah-mudahan dengan kebersamaan kita, saya bisa diamanahkan menjadi Kepala Desa Wanajaya,” ujar Iyus.
Ia mengatakan ingin melanjutkan program pembangunan yang pernah dirintisnya.
Menurutnya, keterbatasan anggaran bukan menjadi alasan untuk menghentikan pembangunan desa.
“Saya ingin melanjutkan program saya dulu. Meski anggaran sedikit, tetapi kita bisa buktikan bisa memajukan Desa,” katanya.
Iyus juga mengenang sejumlah prestasi Desa Wanajaya pada masa kepemimpinannya.
“Majunya desa, wanginya desa karena Majelis Taklim. Dulu di masa saya menjabat, Desa Wanajaya pernah Juara 1 Lomba Desa Tingkat Kabupaten dan Juara 3 Tingkat Provinsi,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Iyus menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan pemerintahan desa.
Ia mengatakan masa jabatan kepala desa memiliki batas waktu. Karena itu, seorang kepala desa harus meninggalkan program dan pembangunan yang dapat dirasakan masyarakat.
“Kalau kita melihat Kepala Desa, masa jabatan itu ada waktunya, yaitu delapan tahun. Setelah itu beliau tidak bisa menjabat lagi. Tetapi kalau peninggalannya dibantu oleh masyarakat dan pemimpinnya amanah, InsyaAllah nanti akan banyak peninggalannya,” kata Iyus.
Ia juga mengajak masyarakat aktif mengawasi penggunaan anggaran desa.
“Saya kasih pelajaran kepada Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu, kita harus pintar. Karena sekarang semuanya serba transparan. Bapak Ibu boleh menanyakan kepada aparat desa terkait anggaran-anggaran tersebut. Berapa anggaran desa dan dipergunakan untuk apa saja, itu hak masyarakat untuk tahu,” tegasnya.
Apabila kembali dipercaya memimpin Desa Wanajaya, Iyus berjanji akan membuka informasi mengenai pengelolaan anggaran kepada masyarakat.
“Apabila saya diamanahkan oleh Bapak Ibu, saya akan transparan terkait anggaran. Semua akan saya buka dan bisa diakses oleh masyarakat,” tegas H. Iyus.
Selain pembangunan infrastruktur dan transparansi anggaran, Iyus juga menyampaikan perhatian terhadap generasi muda.
Ia berencana meningkatkan pemberdayaan Karang Taruna melalui pelatihan kerja.
“Seperti anak-anak Karang Taruna, kita akan bentuk BLK. Kita bimbing latihan kerja di peternakan dan budidaya bibit lele. Selama ini tidak ada perhatian untuk Karang Taruna,” jelasnya.
Selain itu, Iyus menyampaikan rencana penganggaran khusus untuk pos RT dan Majelis Taklim.
Dukungan warga RW 017 menjadi salah satu modal politik H. Iyus Sudrajat dalam menghadapi Pilkades Wanajaya yang dijadwalkan berlangsung pada 12 September 2026.
(Reporter Ferry)
- Penulis: Ferry
