Breaking News
light_mode
Populer

Bappisus dan Menteri Imipas Cek Lapas Cibinong Usai Temuan Ombudsman

  • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bagikan:

KABUPATEN BOGOR — Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aris Marsudiyanto bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto mengecek Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat.

Pengecekan dilakukan sebagai tindak lanjut temuan Ombudsman RI terkait dugaan penyimpangan pemanfaatan sejumlah fasilitas di kawasan lapas tersebut.

Aris mengatakan, kunjungannya bersama Agus bertujuan memastikan secara langsung kondisi Lapas Cibinong setelah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) melakukan pendalaman sejak sehari sebelumnya.

“Saya datang ke sini juga memastikan. Bila ada sesuatu yang tidak benar, maka harus kita tertibkan,” kata Aris.

Dalam kunjungan tersebut, Aris dan Agus meninjau sejumlah bagian Lapas Cibinong, termasuk kawasan rumah pegawai yang sebelumnya menjadi sorotan Ombudsman.

Berdasarkan keterangan sementara, Aris menyebut bangunan tersebut merupakan tempat tinggal pegawai. Warga binaan juga dapat berada di kawasan tersebut dalam rangka mengikuti kegiatan pembinaan.

Namun, pemerintah tetap akan memastikan tidak ada kepentingan lain dalam pemanfaatan fasilitas tersebut.

“Jangan sampai ada kepentingan-kepentingan yang terselubung di situ. Inilah tugas kami untuk menertibkan sehingga tidak ada namanya transaksional di dalam lapas, transaksional apa pun,” ujarnya.

Pemerintah Buka Proses Pengecekan

Aris mengatakan proses pengecekan dilakukan secara terbuka dan media diberi kesempatan melihat sejumlah lokasi yang sebelumnya menjadi sorotan.

Menurut dia, keterbukaan tersebut dilakukan agar kondisi di lapangan dapat diketahui secara langsung tanpa mendahului hasil investigasi.

“Kita terbuka, transparan. Tidak ada yang disembunyikan. Yang salah ya salah, yang benar ya benar, kita tegakkan keadilan,” kata Aris.

Ia memastikan pihak yang terbukti melakukan penyimpangan akan ditindak sesuai hasil investigasi.

Aris juga mengingatkan seluruh kepala lapas di Indonesia agar menjalankan tugas sesuai aturan serta tidak melakukan tindakan yang bertentangan dengan hukum maupun ketentuan pemasyarakatan.

Dugaan Pemanfaatan Fasilitas oleh Warga Binaan

Sementara itu, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto mengatakan kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut pemeriksaan yang dilakukan Ditjenpas bersama Kanwil Ditjenpas Jawa Barat.

Agus menyebut tim masih mendalami penggunaan sejumlah rumah pegawai yang menjadi sorotan setelah inspeksi mendadak Ombudsman RI.

“Ini kita akan dalami apakah rumah pegawai ini betul-betul digunakan untuk rumah pegawai atau dimanfaatkan untuk kepentingan lain,” kata Agus.

Pendalaman juga mencakup informasi mengenai dugaan adanya warga binaan yang menggunakan fasilitas tersebut dengan memberikan sejumlah uang.

Agus belum memastikan identitas pihak-pihak yang menggunakan bangunan tersebut karena proses pemeriksaan masih berlangsung.

“Orang-orang yang mungkin menggunakan ini nanti pasti akan ketahuan,” ujarnya.

Sebelumnya, Ombudsman RI melakukan inspeksi mendadak ke Lapas Cibinong dan menemukan sejumlah bangunan dengan fasilitas yang disebut menyerupai apartemen.

Ombudsman menduga fasilitas tersebut digunakan oleh warga binaan dan meminta Ditjenpas melakukan tindakan korektif.

Hasil investigasi pemerintah nantinya akan menjadi dasar untuk menentukan ada atau tidaknya pelanggaran serta langkah penindakan terhadap pihak yang terbukti melakukan penyimpangan.


Bagikan:
  • Penulis: Danu
  • Sumber: Antara

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ali Wardana SH Soroti BUMDes Kedung Jaya, PMPH Siap Turun Tangan

    Ali Wardana SH Soroti BUMDes Kedung Jaya, PMPH Siap Turun Tangan

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:BEKASI — Ketua Umum Perkumpulan Mahasiswa Peduli Hukum (PMPH), Ali Wardana, SH., CPM, menyoroti pengelolaan BUMDes Desa Kedung Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. Sorotan tersebut berkaitan dengan kondisi kandang ternak yang terlihat sepi serta penggunaan anggaran yang disebut mencapai sekitar Rp407 juta. Ali menilai, besarnya anggaran harus diikuti dengan pengelolaan yang transparan, profesional, dan dapat […]


    Bagikan:
  • Maman M. Fahlepi Kembali Maju sebagai Calon Kepala Desa Cicau, Siap Lanjutkan Pembangunan

    Maman M. Fahlepi Kembali Maju sebagai Calon Kepala Desa Cicau, Siap Lanjutkan Pembangunan

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:CIKARANG PUSAT – Kepala Desa Cicau, Maman M. Fahlepi, kembali maju sebagai Calon Kepala Desa Cicau Cikarang Pusat Kabupaten Bekasi untuk periode 2026–2030. Dengan pengalaman memimpin Desa Cicau pada periode sebelumnya, Maman berkomitmen melanjutkan berbagai program pembangunan dan pelayanan masyarakat. Mengusung semangat “Terbukti, Teruji, Merakyat dan Kerja Nyata”, Maman membawa visi untuk mewujudkan Desa Cicau […]


    Bagikan:
  • Dari Stadion Kedungjaya, Sebuah Isyarat: Warga Haus Wajah Baru ‘Istana Desa

    Dari Stadion Kedungjaya, Sebuah Isyarat: Warga Haus Wajah Baru ‘Istana Desa

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:“Haus Perubahan dari Kedungjaya: Lautan Putih-Biru Mengirim Pesan dari Stadion Desa” BEKASI — Stadion Kedungjaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Selasa (15/9/2026), dipenuhi massa pendukung Jorro (Johari–Rohiman), calon Kepala Desa Kedungjaya nomor urut 2. Lautan warga dengan dominasi warna putih dan biru, kibaran bendera serta atribut kampanye menciptakan pemandangan yang menggambarkan besarnya antusiasme masyarakat yang hadir. […]


    Bagikan:
  • Audiensi BUMDes Kedung Jaya Memanas, Warga Desak Transparansi Pengelolaan Rp407 Juta: Mitra Disebut Belum Serahkan 55 Ekor Kambing

    Audiensi BUMDes Kedung Jaya Memanas, Warga Desak Transparansi Pengelolaan Rp407 Juta: Mitra Disebut Belum Serahkan 55 Ekor Kambing

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:  BEKASI — Polemik pengelolaan BUMDes Pelita Makmur Desa Kedung Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, kembali mencuat. Kondisi kandang ternak yang terlihat kosong tanpa aktivitas menjadi sorotan masyarakat dalam audiensi yang digelar di Aula Balai Desa Kedung Jaya, Sabtu (29/8/2026). Audiensi yang diinisiasi masyarakat yang mengatasnamakan GEMPA (Gerakan Masyarakat Peduli Desa) tersebut dihadiri pengurus BUMDes […]


    Bagikan:
  • PERANGKAT DESA MAJU PILKADES: KAPAN WAJIB CUTI DAN MUNDUR?

    PERANGKAT DESA MAJU PILKADES: KAPAN WAJIB CUTI DAN MUNDUR?

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:Oleh: Danu Ubaidillah Pemerhati Kebijakan Publik / Jurnalis Indonesia LiputanHk.com,BEKASI – Menjelang Pilkades Serentak Kabupaten Bekasi 2026, masyarakat perlu memahami posisi perangkat desa yang ikut dalam kontestasi pemilihan Kepala Desa. Hal ini penting agar tidak terjadi salah persepsi antara perangkat desa yang mencalonkan diri, dengan perangkat desa yang sekadar memiliki pilihan atau memberikan dukungan kepada […]


    Bagikan:
  • PDRM Tak Minta Ekstradisi Pilot Malaysia Airlines Pembawa 26 Kg Ekstasi, Pasrah Hukum Mati di Indonesia

    Tergiur Imbalan Rp220 Juta, Pilot Malaysia Airlines Salagunakan ‘Jalur Khusus’ Awak Kabin Demi Selundupkan 25 Kg Ekstasi

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:TANGERANG — Sebuah celah keamanan udara internasional yang memprihatinkan terbongkar di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Seorang penerbang aktif dari maskapai internasional terkemuka asal Malaysia, Mohd Saufi bin Othman (39), nekat menyalahgunakan profesi serta fasilitas istimewa yang melekat pada dirinya untuk menjadi perantara bisnis barang haram. Hanya demi imbalan uang tunai sebesar 50.000 ringgit atau sekitar Rp220,55 […]


    Bagikan:
expand_less