Breaking News
light_mode
Populer

Babeh HK Damin Sada Nyentil Pejabat: Ada Bekingan, Hukum Ditabrak?

  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bagikan:

Merasa Dibekingi, Pejabat Jadi Berani?

BEKASI, LIPUTANHK.COM — Kalau jabatan bikin lupa sopan santun, lalu siapa yang mengingatkan? Begitulah kira-kira pesan yang disuarakan Babeh HK Damin Sada, tokoh Jawara Betawi sekaligus Ketua Umum Jawara Jaga Kampung (JAJAKA) dan pendiri Redaksi Media LiputanHK.com, menyikapi polemik dugaan pengusiran dan perkataan tidak patut terhadap wartawan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, Syafri Donny Sirait.

Babeh Damin Sada mengecam dugaan perlakuan tersebut. Menurutnya, wartawan yang tengah menjalankan tugas jurnalistik untuk meminta konfirmasi semestinya mendapatkan perlakuan yang menghormati profesi pers, bukan justru menghadapi dugaan pengusiran maupun perkataan yang dinilai merendahkan.

Polemik ini mencuat setelah adanya informasi mengenai dugaan pengusiran wartawan saat hendak meminta konfirmasi terkait persoalan sewa alat berat di UPTD TPA Burangkeng, Selasa (6/10/2026).

Berdasarkan informasi yang beredar, seorang wartawan disebut diminta keluar. Selain itu, muncul dugaan adanya perkataan yang dinilai merendahkan fisik wartawan. Peristiwa tersebut dikabarkan terekam dalam video yang dimiliki wartawan bersangkutan.

Menanggapi persoalan itu, Babeh Damin Sada menyampaikan kritik keras melalui sebuah video pribadi. Ia menyoroti fenomena pejabat yang, menurut pandangannya, bisa merasa terlalu percaya diri karena menganggap memiliki dukungan dari orang-orang berpengaruh.

“Merasa ada yang membekingi, hukum pun ditabrak?” Begitulah inti kritik yang disampaikan Babeh Damin terhadap perilaku pejabat yang dinilainya merasa aman karena mempunyai dukungan di lingkaran kekuasaan.

Dalam pernyataannya, Babeh Damin mengatakan:

“Memang biasanya pejabat di daerah karena dia merasa rombongan nya orang kuat diatas jadi dia mau bertindak semau nya dia, karena merasa ada orang kuat atau keluarga nya ada orang kuat diatas sana jadi yaa.. udah biasa itu, kalo orang ga ada rombongan nya diatas biasanya yaa.. biasa saja, dia takut berbuat apapun, ya.. tapi karena rombongan nya diatas banyak dia berani berbuat apa aja karena merasa ada yang belain nanti suatu saat ada masalah, bukan sekedar sopan santun, hukum pun ditabrak sama dia karena dia udah merasa aman, ada yang membekingi diatas, itulah kelakuan pejabat di daerah mangkanya negara seperti ini terus kacau, karena ada orang seperti ini”

Bagi Babeh HK Damin Sada, polemik ini bukan sekadar urusan adu mulut antara wartawan dan pejabat. Persoalan tersebut menyangkut bagaimana pejabat publik memperlakukan insan pers yang menjalankan tugas mencari informasi dan meminta penjelasan atas persoalan yang menjadi perhatian masyarakat.

Jabatan publik, menurut pesan yang disuarakannya, tidak seharusnya membuat seseorang merasa kebal terhadap kritik. Terlebih, permintaan konfirmasi merupakan bagian penting dalam kerja jurnalistik untuk memperoleh keterangan dari pihak-pihak terkait sebelum suatu informasi disajikan kepada publik.

Dalam praktik jurnalistik, konfirmasi juga menjadi ruang bagi pihak yang diberitakan untuk menjelaskan duduk perkara, memberikan klarifikasi, maupun menyampaikan bantahan atas informasi yang beredar.

Karena itu, polemik tersebut semestinya diselesaikan melalui klarifikasi yang terbuka dan profesional, bukan berkembang menjadi persoalan yang mengaburkan substansi informasi yang hendak diketahui masyarakat.

Jangan Sampai Jabatan Lebih Tinggi dari Etika

Kritik Babeh HK Damin Sada menjadi pengingat bahwa kekuasaan dan jabatan bukan alasan untuk mengabaikan etika dalam berkomunikasi. Pejabat publik memiliki tanggung jawab untuk memberikan pelayanan sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi yang dipimpinnya.

Di sisi lain, setiap dugaan pelanggaran tetap perlu diuji berdasarkan bukti dan keterangan para pihak. Rekaman video yang disebut dimiliki wartawan dapat menjadi salah satu bahan untuk menelusuri kronologi peristiwa, sepanjang isi dan konteksnya diperiksa secara utuh.

Sebab, ketika wartawan datang membawa pertanyaan, yang dibutuhkan bukanlah adu gengsi antara pemegang jabatan dan pencari berita. Yang dibutuhkan adalah jawaban.

Kalau memang tidak ada masalah, mengapa harus takut dikonfirmasi? Dan kalau merasa punya kekuasaan, apakah itu berarti boleh bertindak sesuka hati?

Dua pertanyaan itulah yang kini menjadi inti kritik terhadap polemik dugaan pengusiran wartawan di lingkungan DLH Kabupaten Bekasi.


Bagikan:
  • Penulis: Danu

Rekomendasi Untuk Anda

  • Babeh HK Damin Sada Dorong DPRD Segera Paripurnakan Pengangkatan Asep Surya Atmaja sebagai Bupati Definitif

    Babeh HK Damin Sada Dorong DPRD Segera Paripurnakan Pengangkatan Asep Surya Atmaja sebagai Bupati Definitif

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:BEKASI, LIPUTANHK.COM – Ketua Umum Jawara Jaga Kampung (Jajaka) sekaligus tokoh masyarakat Bekasi, Babeh HK Damin Sada, mendorong DPRD Kabupaten Bekasi segera mengambil langkah sesuai mekanisme yang berlaku menyusul proses hukum yang menjerat Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang. Dorongan tersebut disampaikan Babeh HK Damin Sada melalui sebuah video yang beredar pada Rabu (30/9/2026). Dalam […]


    Bagikan:
  • Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Musnahkan Barang Rp46 M

    Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Musnahkan Barang Rp46 M

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:MAKASSAR — Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean B (KPPBC TMP B) Makassar kembali menunjukkan komitmen tegasnya dalam menjaga stabilitas ekonomi dan melindungi masyarakat dari peredaran barang terlarang. Sepanjang periode awal 2025 hingga Juli 2026, instansi ini mencatat sebanyak 123 penindakan terhadap barang kena cukai (BKC) ilegal serta berbagai pelanggaran kepabeanan lainnya. […]


    Bagikan:
  • Piala Bupati Bekasi 2026 Siap Digelar

    Piala Bupati Bekasi 2026 Siap Digelar

    • calendar_month Minggu, 4 Okt 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:KABUPATEN BEKASI – Kejuaraan Renang Super Sprint Piala Bupati Bekasi 2026 akan digelar di Aquatic Center Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi, Minggu (11/10/2026). Mengusung tema “Kejuaraan Renang Antar Pelajar & Perkumpulan”, ajang ini menjadi wadah bagi pelajar, atlet, klub, hingga pecinta olahraga renang untuk menguji kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding. Selain kategori prestasi, panitia juga menghadirkan […]


    Bagikan:
  • Badai Suara Sumbang di Tirta Bhagasasi: Ketika Bisikan Pimpinan Memaksa Pena Pegawai Tergores

    Badai Suara Sumbang di Tirta Bhagasasi: Ketika Bisikan Pimpinan Memaksa Pena Pegawai Tergores

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:BEKASI — Lorong-lorong kantor Perumda Tirta Bhagasasi Bekasi belakangan ini tak lagi dihiasi gemericik pembahasan pelayanan air bersih. Keheningan kerja di perusahaan daerah tersebut justru terusik oleh gesekan panas konflik internal. Polemik mosi tidak percaya yang ditujukan kepada sang Direktur Umum kini menggelinding liar, menyisakan keresahan mendalam di benak para pegawai kecil yang terjepit di […]


    Bagikan:
  • Benteng Perlindungan Publik: PWI dan AFPI Perkuat Kapasitas Jurnalisme Hadapi Era Fintek

    Benteng Perlindungan Publik: PWI dan AFPI Perkuat Kapasitas Jurnalisme Hadapi Era Fintek

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:JAKARTA — Di balik layar ponsel cerdas jutaan rakyat Indonesia, akses keuangan kini hadir hanya dalam hitungan detik. Cukup beberapa kali ketukan layar, dana segar mengalir. Namun, di balik kemudahan yang ditawarkan teknologi finansial ini, bayang-bayang misinformasi, jebakan bunga tak masuk akal, hingga teror entitas bodong terus mengintai warga yang minim literasi. Sadar akan besarnya […]


    Bagikan:
  • Komisi XIII DPR Panggil Ombudsman dan Imipas Bahas Temuan Fasilitas Lapas Cibinong

    Komisi XIII DPR Panggil Ombudsman dan Imipas Bahas Temuan Fasilitas Lapas Cibinong

    • calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:JAKARTA — Komisi XIII DPR RI akan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama Ombudsman Republik Indonesia (ORI) dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Senin (28/9/2026). Rapat tersebut membahas temuan fasilitas yang disebut berstandar seperti apartemen di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor. Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya mengatakan, RDP digelar untuk […]


    Bagikan:
expand_less