Breaking News
light_mode
Populer

Kepala SMPN 18 Malang Dicopot Usai Viral Tampar Siswa

  • calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bagikan:

MALANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Malang mencopot MAH dari jabatannya sebagai Kepala SMP Negeri 18 Kota Malang. Sanksi tersebut dijatuhkan setelah MAH dinyatakan terbukti melakukan kekerasan fisik dan verbal terhadap dua siswa.

Peristiwa tersebut bermula dari persoalan penggunaan pakaian batik lurik yang menjadi ketentuan sekolah pada Kamis (24/9/2026). Aksi kekerasan itu kemudian terekam dalam video amatir yang beredar di media sosial. Dalam rekaman tersebut, MAH terlihat menjewer hingga menampar seorang siswa di halaman sekolah.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Malang, Dandung Djuharjanto, mengatakan pencopotan jabatan dilakukan sebagai bentuk ketegasan pemerintah daerah terhadap pelanggaran di lingkungan pendidikan.

“Ada pelanggaran yang harus ditindak, sehingga kepala sekolah yang terindikasi kuat melakukan pelanggaran langsung kami berhentikan. Ada dua pelajar yang menjadi korban langsung,” ujar Dandung, Sabtu (26/9/2026).

Dandung menyayangkan kejadian tersebut dan menyampaikan permohonan maaf kepada para wali murid serta masyarakat Kota Malang. Ia menegaskan sekolah semestinya menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi siswa maupun tenaga pendidik.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Suwarjana, mengungkapkan bahwa berdasarkan aduan yang diterima pihaknya, MAH juga diduga melakukan kekerasan verbal terhadap siswa dan guru.

“Berdasarkan aduan dari guru dan siswa, selain aksi fisik, yang bersangkutan juga melakukan kekerasan verbal. Ini jelas sudah tidak benar dan tidak bisa ditoleransi,” tegas Suwarjana.

Setelah MAH dicopot, Pemkot Malang menyiapkan pelaksana tugas (Plt) kepala sekolah yang nantinya diusulkan kepada Penjabat Wali Kota Malang. Langkah tersebut dilakukan agar proses belajar-mengajar di SMPN 18 tetap berjalan normal.

Ratusan Siswa Gelar Aksi

Sebelum keputusan pencopotan diumumkan, suasana di SMP Negeri 18 Kota Malang sempat memanas. Pada Jumat (25/9/2026) pagi, ratusan siswa menggelar aksi solidaritas dan menyuarakan tuntutan agar dugaan kekerasan di lingkungan sekolah ditindak tegas.

Aksi tersebut dipicu oleh insiden yang dialami seorang siswa berinisial W. Berdasarkan keterangan wali murid, korban diduga mendapat tindakan kekerasan setelah tidak mengenakan pakaian lurik sesuai ketentuan sekolah.

Alasan pakaian tersebut tidak dikenakan disebut karena kondisinya sobek dan sedang diperbaiki.

Salah seorang wali murid yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengatakan tindakan yang dialami anaknya terjadi sekitar pukul 07.00 WIB.

“Anak saya ditempeleng tiga kali, dicubit di bagian perut, dan dijewer. Padahal baju luriknya tidak dipakai karena sobek dan sedang dijahit,” ungkapnya.

Selain tindakan fisik, wali murid tersebut juga menyebut korban mendapat ucapan yang dinilai merendahkan. Menurutnya, kejadian tersebut berdampak terhadap kondisi psikologis anak.

Para wali murid kemudian meminta pihak sekolah dan pemerintah daerah memberikan penanganan secara transparan serta memastikan lingkungan pendidikan bebas dari segala bentuk kekerasan.

Dengan pencopotan MAH, Pemkot Malang menegaskan bahwa dugaan pelanggaran di lingkungan sekolah akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku.


Bagikan:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Coba Kelabuhi Petugas Pakai Modus Misdeklarasi, Penyelundupan 5 Harley-Davidson Bekas dan 20 Rangka Asal China Digagalkan Bea Cukai

    Coba Kelabuhi Petugas Pakai Modus Misdeklarasi, Penyelundupan 5 Harley-Davidson Bekas dan 20 Rangka Asal China Digagalkan Bea Cukai

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:JAKARTA — Benteng pengawasan di pintu masuk utama jalur perdagangan internasional Indonesia kembali membuahkan hasil. Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok berhasil menggagalkan upaya penyelundupan berskala besar berupa armada sepeda motor mewah asal China. Barang bukti yang diamankan meliputi lima unit sepeda motor gede (moge) merek Harley-Davidson bekas dalam kondisi […]


    Bagikan:
  • Kunjungan Kerja Kepala Kanwil DJBC Sulawesi Bagian Selatan, Barat dan Tenggara ke Kejaksaan Tinggi

    Perkokoh Penindakan dan Penerimaan Negara, Bea Cukai Kunjungi Kejaksaan Tinggi Sultra

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:KENDARI — Dalam upaya mengoptimalkan peran sebagai pelindung masyarakat (community protector) serta pengumpul penerimaan negara (revenue collector), Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Sulawesi Bagian Selatan, Barat, dan Tenggara (Sulbagsel) terus memperkuat kolaborasi antarlembaga penegak hukum. Langkah konkret tersebut diwujudkan melalui kunjungan kerja dan audiensi jajaran pimpinan Kanwil DJBC Sulbagsel ke Kantor Kejaksaan […]


    Bagikan:
  • Ratu Arisdiana Tinjau Persiapan Festival Olahraga Tradisional

    Ratu Arisdiana Tinjau Persiapan Festival Olahraga Tradisional

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:BEKASI, LIPUTANHK.COM – Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bekasi, Ratu Arisdiana, bersama pengurus dan jajarannya meninjau lokasi sekaligus mematangkan persiapan kegiatan Sosialisasi KORMI yang akan berlangsung Sabtu, 3 Oktober 2026, di halaman Kantor Kecamatan Muara Gembong, Jumat malam (2/10/2026). Festival Olahraga Tradisional Kabupaten Bekasi tersebut rencananya akan dihadiri Nia Yuniawati, istri Plt. Bupati […]


    Bagikan:
  • Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair dari Kapal MV Ocean Porter

    Bea Cukai, BNN, dan Polda Kepri menggagalkan penyelundupan 2,6 ton sabu cair

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:KEPULAUAN RIAU — Tim gabungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, serta Polda Kepulauan Riau menggagalkan penyelundupan 2,6 ton sabu cair dan 1,57 juta batang rokok ilegal. Seluruh barang bukti tersebut diamankan dari kapal kargo MV Ocean Porter saat melintas di perairan Kepulauan Riau pada 17–18 Agustus 2026. Operasi penindakan […]


    Bagikan:
  • Tak Terduga! Ribuan Massa Membeludak di Kampanye Jorro Nomor 2, Stadion Kedung Jaya Dipenuhi Lautan Putih-Biru

    Tak Terduga! Ribuan Massa Membeludak di Kampanye Jorro Nomor 2, Stadion Kedung Jaya Dipenuhi Lautan Putih-Biru

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:BEKASI — Pemandangan tak biasa terlihat dalam kampanye pasangan calon Kepala Desa Kedung Jaya, Jorro (Johari–Rohiman), nomor urut 2, Selasa (15/9/2026). Ribuan massa memadati Stadion Kedung Jaya, Villa Gading Harapan 3, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. Membeludaknya massa membuat kawasan sekitar lokasi kampanye dipenuhi simpatisan yang mayoritas mengenakan atribut berwarna putih dan biru. Dari kejauhan, lautan […]


    Bagikan:
  • Kandang BUMDes Kedung Jaya Sepi, Anggaran Rp407 Juta Jadi Sorotan Warga

    Kandang BUMDes Kedung Jaya Sepi, Anggaran Rp407 Juta Jadi Sorotan Warga

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • 0Komentar
    Bagikan:

    Bagikan:BABELAN, BEKASI — Kandang ternak Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kedung Jaya yang belum lama dibangun justru menyisakan banyak pertanyaan. Anggaran yang disebut mencapai kurang lebih Rp407 juta berbanding terbalik dengan kondisi di lapangan: kandang terlihat kosong, tidak tampak kambing, pintu terkunci, dan tidak terlihat petugas yang menjaga. Sorotan publik kini mengarah kepada Direktur Utama […]


    Bagikan:
expand_less